Kisah Sukses Perajin Topeng Asal Bantul
Merajut Mimpi dari Limbah Buah Kelapa
Barang yang dianggap sampah itu ternyata punya nilai ekonomis tinggi di tangan Suyanto (54), perajin buah kelapa asal Padukuhan Wonorejo 1, Sanden
Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Hamim Thohari
Suyanto, perajin topeng monyet berbahan baku kelapa di Sanden, Bantul
Produk dari Yan's Handicraft dibanderol dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp5 ribu hingga Rp20 ribu per unit. Harga bervariasi tergantung pada jenis dan kerumitan produk. Misalnya, pakan burung dijual sekitar Rp12 ribu per unit, sementara celengan kelapa dihargai Rp20 ribu.
Dengan harga yang terjangkau dan pemasaran yang luas, omzet bulanan Suyanto bisa mencapai Rp22,5 juta. Namun, ia mengakui bahwa pendapatan ini tidak selalu stabil.
“Kadang kalau sepi ya sepi banget, kalau ramai ya ramai banget. Jadi enggak stabil, tergantung pesanan yang masuk,” ungkapnya. (has)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Merajut-Mimpi-dari-Limbah-Buah-Kelapa.jpg)