Kebakaran

Kasus Teror Api di Seyegan, Peneliti Ungkap Indikasi Rekahan Jalur Gas Alami

Tim peneliti kini tengah berupaya mengurai fenomena api berulang kali di sebuah rumah di Padukuhan Mriyan X, Kasuran, Margomulyo, Seyegan, Sleman.

Tayang:
Penulis: Singgih Wahyu N | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Hendy Kurniawan
TERBAKAR - Api yang muncul seketika membakar pakaian dan sofa rusak di rumah Agus Yani, Sabtu (30/5/2026) dini hari. 

 

Ringkasan Berita:
  • Teror api di rumah Agus Yani di Padukuhan Mriyan X, Kasuran, Kalurahan Margomulyo, Seyegan, Sleman, memasuki hari kesepuluh pada Senin (1/6). 
  • Mental dan tenaga penghuni rumah telah terkuras, karena berusaha menjaga kobaran api tak membesar dan meluas, hingga kurang istirahat.
  • Rumah yang seharusnya menjadi tempat aman untuk merebahkan kepala, kini berubah menjadi arena melawan 'musuh' yang tak kasat mata yakni api yang tiba-tiba menyala. 

 

TRIBUNJOGJA.COM, TRIBUN - Teror api yang tiba-tiba menyala garang di rumah Agus Yani di Padukuhan Mriyan X, Kasuran, Kalurahan Margomulyo, Seyegan, Sleman, tepat memasuki hari kesepuluh pada Senin (1/6/2026). 

Mental dan tenaga penghuni rumah telah terkuras, sementara para akademisi dan peneliti masih mencoba mengurai terjadinya fenomena api itu.

Kantung mata Mutfiana (29), anak dari empunya rumah, terlihat berat. Wajahnya tampak lebih, tapi ia memaksakan badan tetap berjaga. 

Sepuluh hari terakhir, perempuan itu hanya terlelap tak lebih dari dua jam sehari, bergantian dengan enam anggota keluarga lainnya. 

Sebabnya, rumah yang seharusnya menjadi tempat aman untuk merebahkan kepala, kini berubah menjadi arena melawan 'musuh' yang tak kasat mata yakni api yang tiba-tiba menyala.

"Kejadian (api menyala) acak 15-20 menit, terus ada yang 2-3 jam, jadinya ya ketika lengah, lalu muter (buat mengontrol) sekitar rumah langsung ada api," kata Fia, Senin (1/6/2026). 

Kemunculan api secara tiba-tiba yang membakar berbagai perabotan di dalam dan di luar rumah ini sangat meresahkan. 

Dalam sehari, setidaknya ada tujuh hingga delapan kali letupan api misterius yang meneror rumah dua lantai mereka. 

Teror ini tak mengenal waktu, sering kali justru dimulai saat jam-jam istirahat di tengah malam, memaksa seisi rumah terjaga dalam ketakutan. 

Bahkan, kejadian terbaru, fenomena langka ini sempat diuji oleh seorang relawan yang penasaran. 

Relawan sengaja menyampirkan sebuah kaus di dalam kamar mandi pada Minggu (31/5/2026) malam. 

Tak butuh waktu lama, Senin (1/6/2026) dini hari, kain tersebut sudah hangus terbakar. 

Api yang membakar kaus di kamar mandi ini merupakan letupan ke-70. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved