Pemkab Bantul Optimis Proyek Bukit Dermo Rampung Tepat Waktu
Pemkab Bantul optimis proyek pembangunan Bukit Dermo dapat rampung tepat waktu, meski sebelumnya sempat terkendala.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul optimis proyek pembangunan Bukit Dermo dapat rampung tepat waktu, meski sebelumnya sempat terkendala masalah teknis.
"Tadi kami sudah koordinasi dengan tim teknis dan organisasi perangkat daerah bahwa kami optimis, Bukit Dermo bisa selesai sesuai kontrak atau alokasi waktu dan termin yang ada, walau sempat ada kendala," kata Sekretaris Daerah Pemkab Bantul, Agus Budi Raharja, kepada awak media, Kamis (7/11/2024).
Agus Budi sendiri tidak menjelaskan secara detail kendala yang dihadapi oleh kontraktor dalam pembangunan Bukit Dermo tersebut.
Namun menurunya, kendala yang dihadapi terkait dengan progres pembangunannya saja.
"Ya kendala itu kan progres. Yang tahu pengawaslah. Misalnya, sekarang sudah sampai di sini, tapi kok ini ada yang kurang. Ya sebatas itu saja. Tapi saya enggak bisa jelaskan detail, karena kekurangan itu ada macam-macam," ucapnya.
Agus memastikan, kendala yang dihadapi oleh pihak kontraktor sudah bisa teratasi setelah seluruh pihak terkait melaksanakan koordinasi, mitigasi dan akselerasi.
"Di proses itu biasa lah. Ada lebih, ada kurang, tetapi yang penting ada penyelesaian dan tadi kami sudah diskusi secara komprehensif bahwa insyaallah sesuai target waktu di dalam kontrak bisa terselesaikan," ujar dia.
Baca juga: KAI Bandara Dukung Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Pengedaran Narkotika
Gandeng Swasta
Untuk mengembangkan Bukit Dermo, kata Agus, pemerintah daerah bakal menggandeng pihak swasta.
Menurutnya, Bukit Dermo akan dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana untuk pariwisata.
Untuk itu pihaknya akan mengundang vendor swasta untuk menarik wisatawan datang ke Bukit Dermo.
"Kan di sana itu nanti ada gedung pandang, landscape, dan segala macem yang memang yang dibangun itu sarana prasarana untuk pariwisata. Dan untuk menarik minat pariwisata itu seperti apa, maka kami akan mengundang vendor swasta," jelas Agus.
Rencananya, vendor swasta itu diajak bergabung untuk mengisi konten yang menarik minat wisatawan untuk Bukit Dermo. Bahkan, Pemkab Bantul akan melakukan open bidding untuk merealisasikan hal tersebut.
"Nanti kami ada open bidding. Kemarin itu infonya ada yang sudah melirik. Nah itu ada dari Kids Fun, Heha, dan seterusnya. Dan kami sounding ke investor yang lain ada pak Keno dari Rich Hotel. Tapi pembangunan ini biar selesai dulu, setelah itu kami open bidding sesuai konsep kami," paparnya.
"Kalau kita sendiri yang bangun, mungkin sumber daya kami tidak cukup. Dan nanti Dinas Pariwisata kami akan bekerjasama dengan Pokdarwis. Karena masyarakat setempat tidak boleh kalau sampai tidak dilibatkan," tandas dia.(nei)
Potensi Pengurangan Danais 2026, Sejumlah Program Kegiatan di Bantul Akan Dikurangi |
![]() |
---|
75 Lurah di Bantul Akan Ikuti Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan |
![]() |
---|
Aktivasi IKD di Bantul Capai 19,76 persen, DPRD dan Disdukcapil Gencarkan Sosialisasi |
![]() |
---|
Pemkab Bantul Catat Sekitar 3000 Tenaga Honorer Berpotensi Jadi PPPK Paruh Waktu |
![]() |
---|
Bantul Susun Langkah Strategis Pelestarian Naskah Kuno, Pakualaman Dorong Alih Wahana ke Batik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.