Rangkuman Pengetahuan Umum
Ringkasan materi IPS Kelas 7 Tema : Pemberdayaan Masyarakat Topik B
Pendekatan ini tidak hanya membantu melawan penjajah, tetapi juga menciptakan identitas kolektif di antara masyarakat Maluku.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM - Berikut ini merupakan ringkasan materi IPS Kelas 7 Tema : Pemberdayaan Masyarakat Halaman 215-232.
Ringkasan materi ini sebagai referensi belajar untuk siswa dengan dampingan orang tua.
Topik B : Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya
Keberagaman budaya di Indonesia telah dimulai pada saat yang sangat lama. Kondisi geografis Indonesia dengan keragaman kondisi fisik turut mewarnai keberagaman tersebut.
Masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia selanjutnya memiliki tokoh panutan, yang setiap tindakannya dijadikan teladan.
1. Sejarah Lokal
a. Sultan Nuku : Pembawa Persatuan Multikultur Maluku dan Papua
Sultan Nuku atau dikenal dengan Sultan Nuku merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah Maluku dan Papua.
Ia lahir di Tidore pada abad ke-18 dan dianggap sebagai pemimpin yang berperan dalam memperjuangkan persatuan dan kemerdekaan wilayah Maluku dari pengaruh kolonial Belanda.
- Latar Belakang Sultan Nuku berasal dari Kesultanan Tidore, salah satu Kesultanan di Maluku.
Saat itu, wilayah Maluku menjadi pusat perdagangan rempah-rempah dan menjadi sasaran berbagai kekuatan kolonial.
Sultan Nuku terbukti menjadi pemimpin yang mampu mempersatukan berbagai suku dan masyarakat Maluku untuk melawan penindasan dan penjajahan.
- Melawan Kolonialisme Dalam pertempuran, Sultan Nuku mengumpulkan pasukan dari berbagai kesultanan Maluku, termasuk Kesultanan Ternate dan sekitarnya.
Ia menggunakan jaringan diplomatik dan kekuatan militernya untuk melawan upaya Belanda menguasai wilayah tersebut.
Strategi yang digunakan antara lain aliansi dengan berbagai suku, termasuk suku Papua.
- Multikulturalisme dan Persatuan Sultan Nuku dianggap sebagai simbol persatuan dan toleransi antara etnis Maluku dan Papua.
Ia mengedepankan nilai-nilai multikulturalisme, menghargai perbedaan, dan terciptanya kerja sama antar kelompok yang berbeda.
Pendekatan ini tidak hanya membantu melawan penjajah, tetapi juga menciptakan identitas kolektif di antara masyarakat Maluku.
- Pusaka Peninggalan Sultan Nuku masih terasa hingga saat ini dalam konteks sejarah dan budaya Maluku dan Papua.
Berapa Lama Lalat Terbang dalam Sehari? Ini Penjelasan Ilmiahnya |
![]() |
---|
Mengapa Hari Anak Nasional Diperingati Setiap 23 Juli? Begini Sejarahnya |
![]() |
---|
21 Suku Terbesar di Indonesia: Asal Daerah, Ciri Khas, dan Keunikan Budaya Masing-Masing |
![]() |
---|
Penjelasan Lengkap Hewan Berdarah Panas dan Berdarah Dingin: Perbedaan, Ciri, dan Contohnya |
![]() |
---|
Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 10 Bab 2 : Pengertian, Ciri, Tujuan Teks Anekdot |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.