Pilkada Klaten 2024

Jelang Pilkada 2024, Polres Klaten Ajak Mahasiswa Bijak Bermain Media Sosial

Kuliah umum tentang dampak penggunaan media sosial itu disampaikan lansung oleh Kasi Humas Polres Klaten, Iptu Nyoto.

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Humas Polres Klaten
Personel Polres Klaten memberikan kuliah umum tentang dampak media sosial di Aula Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta di Desa Danguran, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Kamis (3/10/2024). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dalam rangka meningkatkan kesadaran anak muda terkait pentingnya bijak bermain media sosial di era digital, jajaran Polres Klaten memberikan kuliah umum di Poltekkes Surakarta pada Kamis (3/10/2024). 

Kegiatan yang dihadiri 500 mahasiswa Poltekkes Surakarta itu berlangsung di Aula Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta di Desa Danguran, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. 

Kuliah umum tentang dampak penggunaan media sosial itu disampaikan lansung oleh Kasi Humas Polres Klaten, Iptu Nyoto.

Pada kesempatan itu, Nyoto mengatakan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi, media sosial sering menjadi cerminan diri. 

Pasalnya, setiap unggahan, komentar dan interaksi di platform digital itu tak hanya mempengaruhi reputasi pribadi, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum.

Oleh karena itu, pihaknya menekankan pentingnya memahami dampak dari setiap tindakan di dunia maya. 

"Apalagi saat ini sedang momen Pilkada 2024. Media sosial bisa menjadi alat yang kuat dalam membentuk opini publik. Karena itu, mahasiswa harus mampu mengenali dan menghindari penyebaran hoaks serta ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah masyarakat," katanya. 

Baca juga: Jelang Pilkada Klaten 2024, Polres Klaten Gelar Sosialisasi Larangan Penggunaan Knalpot Brong 

Menurutnya, mahasiswa sebagai salah satu pengguna aktif media sosial harus paham bahwa setiap postingan dapat mempengaruhi citra diri di mata publik.

Sehingga, mereka harus menggunakan media sosial secara bijak. 

"Setiap Semua pengguna media sosial perlu memiliki berpikir kritis terhadap informasi yang dikonsumsi sebelum dibagikan. Satu cara efektif untuk melindungi diri adalah tidak mudah percaya kepada informasi yang belum terverifikasi. Sekaligus menjaga data pribadi agar tidak disalahgunakan," tuturnya. 

Terpisah, Ketua Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta di Klaten, Sih Roni Hanjani, mengapresiasi kegiatan penyuluhan yang dilakukan Polres Klaten.

Dia menilai, media sosial bisa bermanfaat apabila digunakan dengan baik. 

Namun sebaliknya, media sosial juga bisa menimbulkan masalah apabila disalahgunakan.

Dia pun berharap para mahasiswa Poltekkes Surakarta dpaat lebih bijak bermain sosial media. 

"Lewat penyuluhan itu, semoga para mahasiswa mampu mrngelola media sosial dengan bijak dan bertanggung jawab. Selain itu, juga bisa memahami pentingnya literasi digital untuk melindungi diri dari resiko di dunia maya," katanya. 

Adapun, kegiatan sosialisasi itu diakhiri dengan himbauan agar mahasiswa menjadi agen perubahan dlaam menciptakan ruang digital yang lebih sehat dan produktif. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved