GLOBAL VIEWS
Apa yang Akan Terjadi Setelah Rudal Iran Hujani Israel?
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan serangan kali ini adalah untuk menunjukkan hak legal Iran dan tujuan menciptakan perdamaian untuk Iran.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
“Kami akan membuat lebih terang lagi, sejumlah konsekuensi akan diterima Iran atas serangan ini, dan kita akan bekerjasama dengan Israel,” kata Jake Sullivan.
Pernyataan terbaru Jake Sullivan ini menggambarkan, Amerika Serikat ada dalam posisi yang memang tidak bisa memberi solusi politik.
Washington tegas di posisi memihak dan membela rezim Israel, dalam kondisi apapun. Ini yang menyebabkan konflik Timur Tengah tidak pernah dan tidak bisa berakhir.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova menilai kebijakan global Amerika Serikat di Timur Tengah, khususnya Israel Palestina dan Lebanon telah gagal total.
“Ini kegagalan sempurna pemerintahan Joe Biden di Timur Tengah. Drama berdarah hanya tinggal menunggu waktu,” kata Zakharova.
“Pernyataan Gedung Putih menunjukkan hilangnya harapan menyelesaikan krisis. Upaya Blinken hanya memantik jatuhnya ribuan korban jiwa dan kehancuran,” lanjut Zakharova di kanal Telegramnya.
Presiden Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris memiliki kesamaan prinsip yang meneruskan agenda pemerintahan Washington terhadap Israel.
Keduanya menjanjikan dukungan tak terbatas terhadap Israel, dan menyatakan adalah hak Israel untuk membela diri dalam hal apapun.
Kebijakan politik Washington inilah yang menyebabkan konflik melibatkan Israel dengan pihak manapun tak pernah bisa terselesaikan.
Penghancuran dan kejahatan Israel di Gaza, Lebanon, serangan ke Yaman, Suriah, Irak, dan berbagai sasaran lain oleh Israel tak pernah dicegah dan tak terjangkau hukum.
Inilah rangkaian ketidakadilan yang dirasakan berbagai masyarakat dunia, yang perlahan dan pasti semakin menjauhi Amerika Serikat sebagai super power dan pemimpin global.
Reaksi para pemimpin Israel atas serangan Iran juga menggambarkan dampak buruk dan eskalasi konflik kawasan sesudah ini.
Perdana Menteri Benyamin Netanyahu mengatakan Iran telah membuat kesalahan besar dan akan membayar mahal atas serangan tersebut.
Juru bicara militer Israel Daniel Hagari menyebut serangan Iran sebagai eskalasi yang parah dan berbahaya yang akan ditanggapi dengan respons di tempat dan waktu yang dipilih Israel.
Menteri Pertahanan Yoav Gallant mengatakan Iran belum belajar dari kesalahan. Gallant mengancam mereka yang menyerang negara Israel akan membayar harga mahal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/httpswwwyoutubecomwatchvcDN6tuR4P9I.jpg)