Sambut Pilkada 2024, Yashinta Ajak Anak Muda Ikut Mengambil Peran
Hal tersebut disampaikannya di sela agenda diskusi publik yang digelarnya untuk menjaring aspirasi warga masyarakat, Sabtu (14/9/2024)
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Anggota DPD RI Terpilih dari Dapil DIY, RA Yashinta Sekarwangi Mega, mengajak anak-anak muda di Yogyakarta untuk mengambil peran jelang gelaran Pilkada 2024.
Hal tersebut disampaikannya di sela agenda diskusi publik yang digelarnya untuk menjaring aspirasi warga masyarakat, Sabtu (14/9/2024) malam.
Sejumlah narasumber pun turut dihadirkannya, meliputi Harda Kiswaya (Calon Bupati Sleman), Arie Sudjito (Wakil Rektor UGM), Anindwitya R Monica (pemilik Jogjamu), serta Cahyo Satria (aktivis sekaligus pemilik Shira Media).
Diskusi berlangsung interaktif dan dinamis membahas isu-isu mendesak, mulai sektor pendidikan, peluang kerja, pengembangan UMKM, hingga peran pemuda dalam pembangunan daerah.
"Kami ingin memastikan suara kaum muda didengar dan terwujud dalam kebijakan yang nyata. Pemuda adalah kunci masa depan daerah dan ini saatnya mereka mengambil peran aktif," katanya.
Selaras dengan tema "Berani Ambil Peran untuk Sleman" yang diusung dalam diskusi ini, Yashinta pun menyoroti seretan pekerjaan rumah dan tantangan bagi Bumi Sembada kedepan.
Antara lain, persoalan infrastruktur dan permasalahan ekonomi, yang harus dituntaskan secara gotong royong dengan kolaborasi lintas sektor.
"Saya banyak mendapatkan masukan dan melihat sendiri, bahwa Sleman tengah menghadapi banyak PR yang harus dikerjakan bersama-sama. Urbanisasi dan alih fungsi lahan, penerangan jalan, hingga pengangguran di kalangan kaum muda harus kita perhatikan bersama," tegasnya.
Baca juga: Pilkada Sleman 2024: Dua Pasangan Bakal Calon Dinyatakan Lolos Pemeriksaan Kesehatan
Harda Kiswaya, yang merupakan bakal Calon Bupati Sleman, turut mengapresiasi inisiatif Yashinta yang mendengar masukan dan bertukar pikiran dengan 200an peserta dalam diskusi ini.
Menurutnya, forum yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan sangat dibutuhkan untuk menjalin sebuah kolaborasi.
"Betapa pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan kaum muda dalam menghadapi berbagai tantangan daerah," ungkapnya
Sementara itu, Arie Sudjito, sebagai akademisi, menekankan pentingnya pendidikan kritis dan inovasi dalam menggerakkan perubahan di tingkat lokal.
Anindwitya R Monica, pengusaha muda Sleman, menyempatkan diri berbagi pengalaman dan kiat-kiat untuk membangun usaha di usia muda.
Sedangkan Cahyo Satria memanfaatkan momentum ini untuk menyoroti peran media dan aktivisme dalam mendorong perubahan sosial. (*)
| Seniman Jogja Gelar Aksi Teatrikal di Depan Gedung Agung, Tolak Pilkada Lewat DPRD |
|
|---|
| Respons Ketua DPRD Sleman soal Wacana Pilkada Tidak Langsung |
|
|---|
| Pilkada Melalui DPRD: Kedaulatan Rakyat Dirampas ke Tangan Elite |
|
|---|
| Tanggapan Haedar Nashir soal Pilkada Tidak Langsung: Harus Dikaji, Jangan Melompat dari Akar Masalah |
|
|---|
| Warga Jogja soal Pilkada Lewat DPRD: Soroti Mahar Politik hingga Lunturnya Kepercayaan pada Dewan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/diskusi-Berani-Ambil-Peran-untuk-Sleman.jpg)