Wanita Muda Tewas di Gamping
Kasus Wanita Muda Tewas Disayat di Gamping Sleman: Fakta Brutal Terungkap
Rekonstruksi pembunuhan wanita di Mejing Wetan, Sleman, digelar dengan 23 adegan. Korban RI (39), ibu satu anak, tewas tragis di kontrakan.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Iwan Al Khasni
Ringkasan Berita:Rekonstruksi pembunuhan wanita di Mejing Wetan, Sleman, digelar dengan 23 adegan. Korban RI (39), ibu satu anak, tewas tragis di kontrakan. Tersangka LBW (54) memperagakan kekerasan hingga pembunuhan dengan pisau. Keluarga korban menuntut hukuman seberat-beratnya demi keadilan.
Tribunjogja.com - Kasus ini kali pertama mencuat pada November 2025, ketika RI (39), seorang wanita asal Mejing Wetan, ditemukan tewas dengan luka parah di kamar kontrakannya. Korban adalah seorang ibu satu anak yang hidup mandiri.
Polisi menetapkan Lukas Budi Widodo (54) sebagai tersangka.
Motif awal disebut berkaitan dengan konflik pribadi dan asmara, yang berujung pada tindak kekerasan fatal.
Babak Baru
Rekonstruksi digelar di Gedung PPA Polresta Sleman, Jumat (9/1/2026). Keluarga korban hadir, termasuk kakak korban, Riska Isti Puspitasari, yang tak kuasa menahan air mata.
Ia menyaksikan bagaimana tersangka memperagakan adegan demi adegan yang merenggut nyawa adiknya.
Riska menegaskan harapannya agar pelaku dihukum seberat-beratnya. “Kalau bisa seumur hidup atau mati. Karena menghilangkan nyawa korban,” ujarnya penuh emosi.
Ia juga menyesalkan bahwa pihak tersangka maupun keluarganya tidak pernah meminta maaf.
• Pelaku Pembunuhan Wanita di Gamping Berusaha Akhiri Hidup, Ditemukan di Makam Orang Tuanya di Secang
• Pembunuhan Wanita di Gamping Sleman Dipicu Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
Rangkaian Adegan Rekonstruksi
Kasubnit 1 Jatanras Polresta Sleman, Hanif Aqiel Rastoma, menjelaskan ada 23 adegan yang diperagakan untuk memperjelas kronologi.
Beberapa adegan penting:
- Tersangka datang dengan motor matic merah ke kontrakan korban.
- Cekcok terjadi, tersangka memukul korban hingga hidungnya terluka.
- Korban dibanting ke lantai, sempat melawan dengan menggigit jari tersangka.
- Tersangka membenturkan kepala korban berulang kali ke lantai.
- Korban masih berusaha melawan dengan lutut, namun tak berdaya.
- Tersangka mengambil pisau di dapur, mengancam korban, lalu menyayat lehernya.
- Setelah memastikan korban meninggal, tersangka melempar pisau dan meninggalkan lokasi.
- Tubuh korban ditemukan oleh pembantu rumah tangga, sesaat setelah mengantar anak korban sekolah.
Keluarga Korban Minta Hukuman Berat
Keluarga korban pembunuhan wanita di Dusun Mejing Wetan, Ambarketawang, Gamping, Sleman, mendesak agar tersangka dijatuhi hukuman seberat-beratnya atas perbuatan keji yang dilakukan.
Pihak keluarga menilai, tersangka sudah memiliki niat jahat (mens rea) saat melakukan pembunuhan tersebut.
Hal itu disampaikan melalui kuasa hukum keluarga, Anwar Ary Widodo, yang hadir langsung menyaksikan proses rekonstruksi kasus di Gedung PPA Satreskrim Polresta Sleman, Jumat (9/1/2026).
| Pembunuhan Wanita di Gamping Sleman Dipicu Cinta Bertepuk Sebelah Tangan |
|
|---|
| Guru Besar UGM Sebut Ada Eskalasi Emosi pada Pelaku Pembunuhan di Gamping, Tidak Ada Kelainan |
|
|---|
| Pembunuh Janda Muda di Gamping Terancam 15 Tahun Penjara |
|
|---|
| Sakit Hati Cinta Ditolak, Motif di Balik Pembunuhan Janda Muda di Gamping |
|
|---|
| Kasus Wanita Tewas Disayat di Sleman, Pelaku Ditemukan Tak Berdaya di Pemakaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Wanita-Muda-Tewas-di-Kontrakan-Gamping-Polisi-Duga-Pelaku-Beraksi-Hanya-dalam-Hitungan-Menit.jpg)