Dua Pemancing Dilaporkan Hilang di Tebing Grendan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Mendapat laporan tersebut Kantor SAR Yogyakarta, memberangkatkan satu Tim Resue dari Pos SAR Gunungkidul untuk menuju ke lokasi kejadian. 

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa
PENCARIAN: Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap dua pemancing yang dilaporkan hilang di spot mancing tebing Grendan, Girisubo, Gunungkidul, Sabtu (10/1/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Kantor SAR Yogyakarta menerima laporan orang hilang yaitu dua pemancingdi kawasan Tebing Grendan, Jepitu, Girisubo, Kabupaten Gunungkidul.
  • Tim pencari dengan peralatan water rescue dan drone thermal telah tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan Sarsatlinmas Sadeng dan instansi terkait untuk melakukan pencarian
  • Identitas pemancing yang dilaporkan hilang berinisial W (39) warga Ngemplak Sleman dan korban ke-2 belum diketahui identitasnya.

 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Operasi SAR Gabungan sedang dilakukan di kawasan Tebing Grendan, Jepitu, Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta menyusul dugaan dua pemancing yang dilaporkan hilang di wilayah tersebut. 
 
Kepala Kantor SAR Yogyakarta Rio Banupanitis mengatakan petugas siaga SAR menerima Informasi dari Sarsatlinmas wilayah 1 Sadeng bahwa telah terjadi kondisi membahayakan manusia 2 orang pemancing diduga hilang di Tebing Grendan Jepitu, Girisubo, Kabupaten Gunugkidul.

Mendapat laporan tersebut Kantor SAR Yogyakarta, memberangkatkan satu Tim Resue dari Pos SAR Gunungkidul untuk menuju ke lokasi kejadian. 

"Tim yang diberangkatkan dilengkapi peralatan water rescue dan drone thermal. Sesampai di lokasi tim rescue langsung berkoordinasi dengan Sarsatlinmas Sadeng dan instansi terkait," katanya, Sabtu (10/1/2026). 

Identitas pemancing yang dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian berinisial W (39) warga Ngemplak Sleman. W merupakan korban 1. Sedangkan korban ke-2 sejauh ini identitasnya belum diketahui.

Kronologi

Adapun kronologi kejadian, berdasarkan informasi yang diterima Kantor SAR Yogyakarta, kedua pemancing hilang dari laporan saksi Y (46) warga Giripanggang, Tepus, Gunungkidul.

Saksi, pada Sabtu (10/1) pagi menemukan peralatan mancing dan beberapa makanan minuman di spot mancing Tebing Grendan yang tidak ada orangnya. 

Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke petugas SAR dan langsung ditindaklanjuti ke tempat kejadian perkara sembari menginformasikan ke Polair, Polsek, AL dan Basarnas serta instansi terkait lain.

Selang berikutnya, petugas SAR juga mendapatkan informasi bahwa korban 1 ternyata semula datang bersama saksi B (22) warga Condongcatur, Sleman untuk memancing bersama di spot Tebing Grendan. 

Mereka datang dan tiba pada Jumat (9/1) pukul 16.00 WIB. Sesampainya di lokasi, saksi B dan korban W melakukan aktivitas mancing. Namun setengah jam berselang, cuaca mulai hujan sehingga harus mendirikan tenda menggunakan mantol.

Pada saat itu, korban W juga menelfon rekannya, korban 2,-- yang belum diketahui identitasnya,-- untuk ikut memancing bersama. Menurut keterangan saksi B, korban tersebut merupakan pemancing lokalan. Namun saksi B tidak mengenalnya. 

"Pada pukul 18.30 WIB saksi B ini basah kuyup dan merasakan kedinginan, sehingga berpamitan untuk kembali pulang," katanya. 

Tak berselang lama setelah berpamitan, sekira pukul 19.32 dan 20.56 saksi B mencoba menghubungi korban W lewat aplikasi Whatsapp tetapi centang 1 atau tidak terkirim. Keesokan harinya, sekira pukul 07.00 WIB saksi B mendapat informasi dari grup pemancing bahwa ada orang diduga hilang di Tebing Grendan dan sesuai barang-barang yang ditinggal identik dengan barang milik temannya. 

Pencarian

Saat ini Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap dua korban yang masih hilang. Proses pencarian dibagi menjadi beberapa Search Rescue Unit (SRU). SRU Darat mencari diseputaran TKP yaitu di Tebing Grendan, kemudian SRU Laut melakukan Pencarian menggunakan 2 perahu jukung.

Satu Jukung berlayar dari pantai Sadeng ke barat menuju lokasi kejadian dengan radius 3 mil laut. Jukung kedua dari pantai Siung ke timur menuju lokasi kejadian berjarak 1.5 mil laut.

"Untuk kendala pencarian hari pertama di lokasi hujan deras, angin yang cukup kencang dan gelombang laut yang mengalami peningkatan. Sampai pukul 17.00 WIB pencarian oleh Tim SAR gabungan belum membuahkan hasil atau nihil. Pencarian akan dilanjutkan esok hari mulai pukul 06.00 WIB," katanya.(*) 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved