Pilkada Sleman 2024

Daftar Pilkada Sleman, Kustini - Sukamto Sebut Setengah Teraniaya, Tapi Optimis Menang 60 Persen 

Mereka menyebut berkoalisi dengan rakyat, karena minimnya dukungan partai besar namun tetap optimis memenangkan kontestasi. 

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Ahmad Syarifudin
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo - Sukamto mendaftar ke KPU Sleman, Kamis (29/8/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kustini Sri Purnomo - Sukamto resmi mendaftarkan diri ke KPU Sleman .

Pasangan dengan jargon Kusuka ini datang ke KPU berjalan kaki dari sekitar lapangan Denggung diantar oleh para simpatisan.

Mereka menyebut berkoalisi dengan rakyat, karena minimnya dukungan partai besar namun tetap optimis memenangkan kontestasi. 

"Seratus persen yakin (menang). Siapa yang tidak kenal Sukamto. Rakyat memilih karena melihat yang pernah berbuat baik kepada rakyat. Sukamto sudah berpuluh tahun. Bu Kustini dan Pak Sri Purnomo sudah berpuluh tahun berbuat baik. Kami juga dekat dengan rakyat. Kami yakin menang telak," kata Sukamto, setelah pendaftaran di KPU, kamis (29/8/2024). 

Pasangan Kustini - Sukamto mendaftar ke KPU diantar koalisi gabungan lima partai politik yaitu PAN, Partai Garuda, Perindo, PKN, dan PBB. 

Hanura juga sebenarnya mendukung pasangan ini namun tanpa rekomendasi sehingga tidak ikut mengantarkan mendaftar.

Perolehan dukungan suara sah yang dikumpulkan oleh pasangan Kusuka, dari total dukungan suara partai politik untuk mendaftar ke KPU ini, berjumlah 77.584 suara. 

Sukamto adalah politisi PKB.

Namun, Ia berpasangan dengan Kustini maju Pilkada Sleman atas nama perorangan.

Ia menyebut partai yang mendukungnya adalah partai rakyat, ditambah lima partai pengusung.

Kolaborasi tersebut dinilai kuat untuk memenangkan pemilihan.

Bahkan ia menargetkan kemenangan besar di angka 60-70 persen di Pilkada Sleman mendatang.

Sebab, Sukamto meyakini dirinya bersama Kustini mendapatkan banyak dukungan dari rakyat.

Selain karena hubungan kedekatan juga karena pasangan ini dianggap setengah teraniaya sehingga memunculkan gelombang dukungan simpati. 

"Justru kami ini orang-orang yang dianggap setengah teraniaya. Banyak dukungan. Berani nyalon, pasti yakin menang," kata Sukamto

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved