Pilkada Sleman 2024
Pilkada Sleman 2024: Petahana Pecah Kongsi, Rekomendasi PDIP Pilih Harda-Danang
Kustini Sri Purnomo (KSP) dan Wakilnya Danang Maharsa hampir dipastikan berpisah jalan atau 'pecah kongsi'.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Sleman 2024 semakin menghangat setelah pasangan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo (KSP) dan Wakilnya Danang Maharsa hampir dipastikan berpisah jalan atau 'pecah kongsi'.
Danang Maharsa maju kembali sebagai bakal calon Wakil Bupati di Pilkada 2024 namun kali ini mendampingi Harda Kiswaya, yang maju sebagai bakal calon Sleman satu.
Kepastian pasangan Harda- Danang melenggang di Pilkada Sleman ini setelah DPP PDI Perjuangan mengeluarkan surat rekomendasi untuk mencalonkan keduanya.
Partai berlambang Banteng Moncong Putih tersebut memiliki 13 kursi legislatif di DPRD Sleman sehingga cukup untuk mencalonkan pasangan ini.
Terlebih, pencalonan Harda Kiswaya di Pilkada 2024 juga telah mendapatkan dukungan dari lima partai politik lain yang tergabung dalam Koalisi Sleman Bersatu (KSB).
Ketua DPD PDIP DIY, Nuryadi mengatakan, PDIP dengan Kustini Sri Purnomo kerjasamanya hanya sampai pada periode jabatan Bupati berakhir.
Setelah itu, terkait dengan pencalonan di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman tahun 2024 sudah tidak ada urusan lagi.
"Kami dengan Bu Kustini sampai periodenya berakhir. Tentang pencalonan, sudah tidak ada urusan. Pasti tidak ada urusan," kata dia, Sabtu (3/8/2024).
Baca juga: Rekomendasi Turun, PDIP Usung Harda - Danang Maju di Pilkada Sleman 2024
Diketahui, pada Pilkada tahun 2020 lalu, pasangan Kustini - Danang diusung oleh PDIP, dan diperkuat Partai Amanat Nasional (PAN).
Dalam kontestasi itu, pasangan Kustini - Danang yang menempati nomor urut 3 keluar sebagai pemenang.
Namun, kerjasama politik tersebut ternyata tidak berlanjut. Sebab di Pilkada tahun ini, Kustini yang telah mendaftar penjaringan di internal PDIP justru tidak direkomendasi.
Ketua DPC PDIP Sleman, Koeswanto bercerita, ketika tahap penjaringan bakal calon kepala daerah di DPC, pihaknya sempat bertanya langsung kepada Kustini Sri Purnomo. Jika seandainya Kustini tidak mendapatkan rekomendasi dari PDIP bagaimana.
"Beliau menjawab, kami tetap akan mencalonkan diri sebagai Sleman satu lewat partai lain," kata dia.
Kustini, sebagai bakal calon Bupati inkumben telah mendapatkan dukungan dari PAN yang kini juga tengah menggalang poros kekuatan.
PAN kini bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Koalisi tiga partai ini, belum resmi mengumumkan nama bakal calon Bupati dan Wakil Bupati.
| INI Harta Kekayaan Harda Kiswaya Bupati Terpilih di Pilkada Sleman 2024, Harta Rp 6,1 M Tanpa Hutang |
|
|---|
| Polisi Tetapkan 6 Orang Jadi Tersangka Kasus Money Politic di Pilkada Sleman 2024 |
|
|---|
| Harda-Danang Unggul atas Kustini-Sukamto, Perolehan Suara Terpaut 149.115 Suara |
|
|---|
| Besok, KPU Sleman Mulai Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada 2024 |
|
|---|
| Bukan Hanya di Minggir, Bawaslu Sleman Juga Tangani Dugaan Politik Uang di Seyegan dan Depok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/deklarasi-kemenangan-kolisi-tim-pemenangan-kustini-danang.jpg)