tips kesehatan

5 Tips Agar Vagina Tetap Sehat dan Tidak Bau

Keputihan yang berlebihan dan tidak ditangani segera bisa sangat menganggu dan menimbulkan vagina berbau tidak sedap.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
Barabasa
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Menjaga kesehatan vagina atau miss V sangat penting untuk kenyamanan termasuk menjaga kesehatan reproduksi.

Bau tak sedap dapat menjadi tanda adanya infeksi atau ketidakseimbangan bakteri. Dengan menjaga kebersihan vagina, dapat membantu mencegah bau yang tidak diinginkan.

Rasa percaya diri pun akan meningkat ketika Anda merasa bersih dan sehat.

Dilansir dari kompas.com, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin di IORA Dermatology Clinic, dr Edwin Tanihaha SpKK MHKes FKCCS mengatakan, sangat penting sekali wanita menjaga kesehatan Miss V dengan berbagai tindakan.

Di antaranya sebagai berikut.

1. Mandi 2 kali sehari 

Saat seseorang jarang mandi, tubuh terutama kulit bisa jadi ladang infeksi bagi banyak patogenesis berupa kuman, bakteri, maupun jamur.

Termasuk pada bagian Miss V yakni organ vagina wanita, yang mungkin bisa saja lembab karena keringat dan kotoran yang dibawa oleh keringat itu tidak kunjung dibersihkan secara menyeluruh karena kebiasaan jarang mandi ini.

“Supaya Miss V kita terjaga dengan baik, harus menjaga kebersihannya dengan mandi 2 kali per hari,” jelasnya.

Baca juga: 5 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan Ibu Hamil

2. Jangan gunakan antiseptik

Edwin tidak menyarankan untuk menggunakan produk-produk pembersih vagina yang menawarkan kandungan antiseptik yang diklaim akan bagus untuk membersihkan area vagina dan sekitarnya.

Hal itu dikarenakan dapat mengganggu flora normal di vagina yang bisa meningkatkan risiko timbulnya keputihan.

Seperti diketahui, keputihan yang berlebihan dan tidak ditangani segera bisa sangat menganggu dan menimbulkan vagina berbau tidak sedap.

Pada normalnya, vagina atau Miss V seorang wanita memiliki sedikit aroma. Namun, jika vagina bau dengan aroma berlebihan dan terlalu kuat artinya ada kondisi salah yang perlu dicari tahu.

“Menggunakan pembersih vagina antiseptik yang berlebihan, bisa menimbulkan keputihan,” ujar Edwin.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved