KKI Minta Konsumen Cek Usia Galon Air Mineral Terlebih Dulu Sebelum Beli

pasaran, saat ini masih banyak ditemukan galon yang berusia lebih dari dua tahun dan kondisinya sudah kusam.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Ilustrasi galon guna ulang 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Air minum kemasan galon sudah menjadi salah satu kebutuhan wajib masyarakat.

Peluang itu pun dibaca oleh banyak perusahaan untuk memproduksi air mineral kemasan galon.

Namun sayang, belum semua perusahaan menyediakan galon layak.

Sebab, di pasaran, saat ini masih banyak ditemukan galon yang berusia lebih dari dua tahun dan kondisinya sudah kusam.

Temuan itupun menjadi sorotan dari Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) bersama Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Republik Indonesia (RI).

Kedunya pun meminta masyarakat untuk mengecek terlebih dahulu tahun produksi dan kondisi galon sebelum membelinya.

Jika memang terlihat tidak layak, sebaiknya masyarakat berani untuk menolaknya.

Dikutip dari Kompas.com, Ketua KKI David Tobing menegaskan, konsumen tidak perlu ragu untuk memilih galon yang layak saat menerima pengiriman air minum.

Kalau memang galonnya tidak layak, konsumen tidak perlu ragu untuk menolaknya atau meminta galon yang baru kepada penjual.

Baca juga: Warga Jogja Siap-siap Macet, Aroma Libur Natal & Tahun Baru 2026 Mulai Terasa

Hal ini penting untuk menjaga kualitas air minum yang dikonsumsi.

 "Jadi, konsumen berhak menolak, minta yang baru. Itu yang paling penting," katanya dikutip dari Kompas.com.

Menurut David, galon yang kusam berisiko menimbulkan bahaya atau penyakit. 

Sebab, kondisi plastiknya menandakan sudah mengalami penurunan.

KKI bahkan menemukan galon dengan kode produksi mulai 2012 hingga 2016 masih digunakan di wilayah Jabodetabek.

Karena itu, konsumen diimbau untuk memeriksa kondisi fisik dan kode produksi galon yang diterima. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved