tips kesehatan

TIPS SEHAT: 4 Obat Herbal untuk Mengatasi GERD

Gejala yang muncul saat terserang GERD seperti sensasi terbakar di dada (heartburn) yang terasa seperti panas di belakang tulang dada.

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Iwan Al Khasni
iStockphoto
Ilustrasi penderita GERD 

TRIBUNJOGJA.COM - GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) adalah kondisi di mana asam lambung naik ke kerongkongan secara berulang, menyebabkan iritasi dan berbagai gejala yang tidak menyenangkan.

Gejala yang muncul saat terserang GERD seperti sensasi terbakar di dada (heartburn) yang terasa seperti panas di belakang tulang dada, bisa menjalar ke leher dan tenggorokan. Gejala yang lain yakni rasa asam atau pahit di mulut, sulit menelan, mual dan muntah.

Kabar baiknya, GERD bisa diredakan dengan obat herbal.

Dilansir dari laman Hello Sehat Kemenkes RI, berikut jenis obat herbal untuk GERD yang bisa dikonsumsi :

1. Jahe

Jahe tekenal sebagai obat herbal sejak ratusan tahun silam, termasuk untuk masalah asam lambung.

Menurut sebuah studi dalam jurnal Cureus, minum suplemen jahe selama satu bulan dapat mengurangi gejala maag seperti sakit perut dan heartburn.

Hal ini karena jahe kaya dengan antioksidan serta fenolat yang dapat meredakan iritasi saluran cerna dan mengurangi kontraksi otot lambung.

Baca juga: Tips Sehat: 11 Makanan Minuman yang Dapat Menurunkan Kolesterol Jahat

Anda dapat mengolah jahe sebagai obat herbal untuk GERD dengan berbagai cara. Berikut contohnya :

- Dikupas dan diparut atau diiris tipis-tipis untuk dicampur dalam masakan.
- Dikupas dan dimakan mentah.
- Diiris dan direbus bersama air, kemudian dijadikan air jahe untuk diminum.

2. Chamomile

Sama seperti jahe, chamomile mengandung zat antiradang yang khasiatnya tidak jauh berbeda dengan obat pereda nyeri golongan NSAID seperti aspirin.

Hal ini dilaporkan dalam sebuah studi terbitan jurnal Current Issues in Pharmacy and Medical Sciences.

Dalam studi tersebut, chamomile diketahui dapat membantu mengatasi efek kenaikan asam lambung dengan menghambat pertumbuhan bakteri H. pylori

Anda bisa memperoleh khasiat chamomile dengan menyajikannya sebagai teh chamomile.

3. Licorice

Mungkin belum banyak yang mengenal tanaman licorice. Tanaman ini sebenarnya memiliki nama lain di Indonesia, yaitu akar manis.

Licorice dapat melindungi lapisan perut dan kerongkongan sehingga mencegah terjadinya iritasi oleh asam lambung.

Bahan herbal ini bekerja dengan meningkatkan produksi lendir pada sel kerongkongan. Lendir tersebut akan melindungi dinding kerongkongan dari iritasi akibat paparan asam lambung terus-menerus.

Anda bisa menemukan tanaman akar manis dalam bentuk pil atau cairan yang dikenal sebagai DGL-licorice (Glycyrrhiza glabra).

Kunyah atau minum ekstrak licorice ini 1 atau 2 jam sebelum makan.

Baca juga: TIPS SEHAT : 4 Jenis Makanan Minuman yang Harus Dihindari Penderita Infeksi Saluran Kemih

4. Minyak peppermint

Minyak dari daun peppermint telah sejak lama menjadi obat tradisional untuk melegakan pilek, sakit kepala, mual, dan gangguan pencernaan.

Sejumlah studi juga menyebut minyak alami ini bisa menjadi obat herbal untuk meredakan gejala GERD.

Akan tetapi, Anda harus teliti saat menggunakan minyak peppermint. Jangan gunakan minyak ini bersamaan dengan obat antasida.

Pemakaian keduanya dalam waktu yang sama justru dapat memicu terjadinya heartburn.

Jadi, jika Anda ingin memakai obat alami untuk mengatasi GERD, pastikan bahwa dokter sudah memberikan lampu hijau.

Pengawasan dokter juga diperlukan selama penggunaan obat, terutama bila Anda punya masalah kesehatan lain.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved