Pesan Bupati Wonosobo Kepada Anggota PPK Pilkada Serentak 2024

Sebanyak 75 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kabupaten Wonosobo menandatangani pakta integritas untuk menyukseskan Pilkada serentak 2024.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat berfoto bersama anggota KPU dan Forkompimda dan anggota PPK seusai Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji PPK Pilkada 2024 KPU Kabupaten Wonosobo, di Hotel Kresna, Kamis (16/5/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, WONOSOBO - Sebanyak 75 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kabupaten Wonosobo menandatangani pakta integritas untuk menyukseskan Pilkada serentak 2024.

Penandatanganan Pakta integritas itu dilaksanakan oleh 75 PPK saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji PPK Pilkada 2024 KPU Kabupaten Wonosobo, di Hotel Kresna, Kamis (16/5/2024).

Hadir dalam acara Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat. Dalam sambutannya, Bupati meminta selurun PPK untuk mengimplementasikan amanah yang ada di dalam UUD 1945.

“Dalam pakta integritas  termasuk di dalamnya amanah UUD 1945 menyebut bahwa tidak ada alasan lagi bagi PPK untuk tidak mengimplementasikannya,” tutur Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dalam sambutan arahannya saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji PPK Pilkada 2024 KPU Kabupaten Wonosobo, di Hotel Kresna, Kamis (16/5/2024).

Lanjut Afif, pelaksanaan kontes Pemilu 2024 harus berjalan dengan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Selain itu, juga harus berjalan dengan baik dan benar sebagaimana peraturan perundangan yang berlaku. 

“Mari kita bangun iklim sejuk, partisipasi pemilih meningkat, hasil pemilu berkualitas dan menghasilkan keputusan-keputusan yang berkualitas juga. Integritas menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan. Insyallah jika berintegritas maka akan menghasilkan nilai-nilai yang berkualitas, tambah bupati.

Menurutnya, sukses pelaksanaan Pemilu 2024 tidak hanya dari segi prosedural saja namun juga segi subtansial.

Untuk itu, kepada anggota PPK terpilih diminta memantapkan niat dan tekad disertai bekal pengetahuan yang memadai, bekerja secara profesional dan tetap menjaga netralitas.

Baca juga: Penyuluh Agama Islam Wonosobo Tembus PAI Award Nasional 2024

“Anggota PPK Wonosobo saya harap segera melakukan koordinasi dengan penyelenggara pemilu di tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa, mampu melaksanakan tugasnya secara profesional, mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, adil dan netral,” pungkas Afif. 

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Wonosobo, Ruliawan Nugroho menambahkan, Pemilu 2024 bukanlah pemilu yang mudah tetapi juga tidak terlalu sulit, artinya setiap ajang kontestasi politik memiliki iklim dan dinamika politik yang berbeda-beda. 

“Seleksi dimulai 23 April - 13 Mei dengan metode seleksi terbuka, dari 305 pendaftar setelah melalui tahapan seleksi dipilihlah 75 anggota PPK. Hari ini yang dilantik mudah-mudahan membawa pembaharuan yang lebih baik di pilkada 2024,” jelas Ruliawan.

Menurutnya, dinamika pemilu di Indonesia regulasinya selalu berubah-ubah, maka PPK dituntut memantau secara komprehensif. PPK Wonosobo didominasi usia muda sehingga diharapkan lebih mudah menyesuaikan diri dan bekerja lebih optimal. 

"Pakta Integritas ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan janji kepada diri sendiri, masyarakat, dan bangsa bahwa kita akan bekerja dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.  (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved