Pilkada Kulon Progo 2024

Fajar Gegana Ingin Bangun Koalisi PDIP-Golkar untuk Pilkada 2024 Kulon Progo

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kulon Progo, Fajar Gegana mendaftar sebagai bakal calon (balon) peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Alexander Ermando
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kulon Progo, Fajar Gegana 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kulon Progo, Fajar Gegana mendaftar sebagai bakal calon (balon) peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lewat Partai Golkar. Pengambilan formulir sudah ia lakukan pada Senin (22/04/2024).

Melalui telepon, Fajar mengaku ada niatan khusus yang ingin dicapai dengan mendaftarkan dirinya ke Partai Golkar untuk Pilkada 2024.

"Saya secara pribadi dan sebagai kader PDIP mengajak dan menggandeng partai politik (parpol) lain untuk membangun koalisi di Pilkada 2024," jelasnya.

Baca juga: Di Perempat Final, Garuda Muda Akan Melawan Timnas U23 Negara Asal Shin Tae-yong

Alasan Fajar mendekati Partai Golkar pun cukup sederhana. Pasalnya, baru partai berlambang pohon beringin ini yang membuka pendaftaran peserta Pilkada 2024 untuk Kulon Progo.

Pengambilan formulir pendaftaran ini pun akan diikuti dengan komunikasi yang lebih intens dengan Golkar. Terutama untuk membangun koalisi di Pilkada 2024.

"Jadi kami bisa bersama-sama menentukan balon Bupati dan Wakil Bupati Kulon Progo," kata Fajar.

Ia menyatakan DPC PDIP Kulon Progo saat ini membuka komunikasi dengan semua parpol dengan niatan yang sama, yaitu membangun koalisi. Koalisinya pun tidak harus sama dengan saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Fajar menilai dinamika politik di Pilpres dan Pileg (Pemilihan Legislatif) 2024 sudah berlalu. Itu sebabnya ia merasa sudah waktunya mengajak parpol-parpol di Kulon Progo untuk menyatukan visi di Pilkada 2024.

"Memang ada dinamika tersendiri di internal masing-masing parpol, tapi kami tetap menggandeng mereka semua," ujarnya.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kulon Progo, Djuwardi menyebut apa yang dilakukan Fajar tak hanya menjadi keputusan pribadi. PDIP pun turut berperan di belakangnya.

Mengutip apa yang disampaikan Fajar, PDIP disebut ingin memantapkan koalisi di Pilkada 2024 ini, termasuk di Kulon Progo. Mereka ingin bersama-sama mengusung satu bakal pasangan calon (bapaslon).

"Jadi kalau berkoalisi kami akan maju bersama-sama sehingga ada kesetaraan," kata Djuwardi. (alx)
 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved