Berita Kulon Progo Hari Ini

BMKG Bina Nelayan Tambak Kulon Progo Pahami Mitigasi Cuaca Ekstrem

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berikan pendampingan bagi para nelayan tambak udang di Pantai Pasir Kadilangu, Kapanewon Temon

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Alexander Ermando
Prosesi pelepasan benih udang di kolam tambak yang dikelola nelayan di Pantai Pasir Kadilangu, Temon, Kulon Progo, Senin (22/04/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berikan pendampingan bagi para nelayan tambak udang di Pantai Pasir Kadilangu, Kapanewon Temon, Kulon Progo.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (22/04/2024).

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan pendampingan diberikan lewat program Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN).

Pendampingan diikuti 48 peserta dari Kulon Progo dan 25 peserta dari Purworejo, Jawa Tengah.

Baca juga: Tiga Seniman Persembahkan Karya Terbaiknya Lewat Pameran Tabon di JNM

"SLCN kami berikan agar para nelayan bisa memahami cara membaca info cuaca di aplikasi maupun situs BMKG," jelas Dwikorita.

Ia menilai pendampingan penting diberikan pada para nelayan tambak.

Sebab mereka juga menghadapi risiko perubahan iklim yang menyebabkan cuaca ekstrem, seperti hujan hingga gelombang pasang laut.

Menurut Dwikorita, cuaca ekstrem berpotensi menyebabkan nelayan tambak gagal panen.

Alhasil, produktivitas pun menjadi turun dan pendapatan mereka berkurang.

"Itu sebabnya para nelayan harus mampu merencanakan hingga menyiapkan mitigasi, terutama menghadapi peringatan dini cuaca ekstrem," ujarnya.

Dwikorita menilai mitigasi bencana tak hanya bermanfaat untuk meminimalisir korban jiwa.

Tetapi juga menekan resiko kerugian dari sisi sosial hingga ekonomi masyarakat.

Ia juga menyebut pendampingan yang diberikan bisa mendukung pemerintah daerah dalam meningkatkan hasil maritim.

Termasuk upaya meningkatkan kesejahteraan para nelayan.

"Lewat kegiatan ini kami juga ingin memajukab kesejahteraan dan ekonomi masyarakat," kata Dwikorita.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved