Firli Disebut Minta Rp50 Miliar ke SYL, Eks Ketua KPK Membantah

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri disebut meminta uang sebesar Rp50 miliar kepada eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Ya

Tayang:
Editor: Joko Widiyarso
KOMPAS.com / IRFAN KAMIL
Mantan Aide-de-camp (ADC) atau ajudan eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), Panji Harjanto hadir di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2024). Panji hadir dengan kawalan sejumlah petugas Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). 

“Saya disuruh pegang saja uang, ada tas isinya uang,” ungkap Panji.

Mendengar pengakuan itu, Hakim Rianto terus menggali sumber uang yang akan diserahkan kepada Firli Bahuri. “Saudara siapa yang kasih uang itu, tas itu?” timpal Hakim.

Di hadapan majelis hakim, Panji mengaku tidak tahu sumber uang tersebut. Ia hanya diberikan tas dari mobil oleh eks Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan, Muhammad Hatta.

“Uang dari mana? Dari siapa?” cecar Hakim. “Itu saya kurang tahu, uangnya Pak Hatta, Pak Hatta yang menyiapkan,” kata Panji.

Eks Ajudan SYL itu hanya menjelaskan bahwa uang itu sudah berada dalam tas berwarna hitam.

“Kemudian di situ isinya ada uang? Uang rupiah atau uang dollar?” kata Hakim. “Dollar,” jawab Panji. “Jumlahnya berapa?” kata Hakim lagi. “Tidak tahu,” ucap Panji.

Hakim lantas mengingatkan Panji untuk terus terang mengenai apa yang ia lihat dari tas tersebut.

Namun Panji hanya mengaku melihat uang tanpa mengetahui jumlah dari uang untuk Firli tersebut.

“Saudara melihat tidak uang itu?” ujar Hakim. “Saya hanya megang saja,” kata Panji. “Baik, uang itu disiapkan untuk siapa?” ucap Hakim.

“Perintahnya saya kasih sesama ajudan,” kata Panji. “Terdakwa Muhammad Hatta merintah uang ini diserahkan ke ajudan siapa?” kata Hakim lagi. “Ke ajudan Pak Firli,” ungkap Panji.

Selain bertemu di sebuah GOR olahraga di kawasan Mangga Besar, Jakarta, Panji menyebut SYL dan Firli juga pernah bertemu di rumah pribadi Firli di Bekasi.

“Pertemuan dengan Ketua KPK Firli Bahuri selain di GOR itu, di mana lagi yang Saudara tahu, yang Saudara dampingi?” “Di Villa Galaxy,” ungkap Panji.

Mendengar hal ini Hakim Rianto lantas mendalami lokasi pertemuan tersebut. Panji diminta menjelaskan Vila Galaxy yang menjadi lokasi pertemuan SYL dengan Firli.

“Villa Galaxy itu apa? Rumahnya siapa?” kata Hakim. “Rumahnya Pak Firli,” kata Panji.

“Rumah tinggal keluarga atau rumah singgah?” ucap Hakim lagi. “Rumah keluarga, rumah Beliau,” jawab Panji.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved