Tips Kesehatan

5 Manfaat Minum Teh Linden untuk Kesehatan Tubuh

Minuman ini bisa dikonsumsi dalam keadaan panas maupun dingin. Rasanya cukup unik, yakni manis disertai rasa dan aroma bunga yang kuat.

Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
IST
Ilustrasi teh linden 

TRIBUNJOGJA.COM - Teh linden dibuat dengan mengeringkan bunga dari tanaman Tilia cordata, Tilia platyphyllos, atau tanaman sejenis dari marga yang sama.

Bunga linden yang telah kering dapat diseduh langsung atau dihaluskan menjadi bubuk terlebih dahulu. Namun saat ini anda juga dengan mudah membeli teh linden karena sudah banyak yang menjualnya di market place.

Minuman ini bisa dikonsumsi dalam keadaan panas maupun dingin. Rasanya cukup unik, yakni manis disertai rasa dan aroma bunga yang kuat.

Minuman herbal seperti teh linden sekalipun tetap harus dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Batasi konsumsinya agar tidak melebihi 3 cangkir dalam sehari. Dengan cara ini, Anda bisa memperoleh manfaat teh linden tanpa perlu khawatir akan risiko konsumsi berlebihan.

Teh yang memiliki rasa khas ini juga mengandung berbagai macam nutrisi, antioksidan, dan senyawa kaya khasiat.

Dari kandungan tersebut, berikut manfaat meminum teh linden untuk kesehatan tubuh :

1. Tubuh lebih rileks

Bahan aktif dalam ekstrak linden bisa membantu relaksasi dan meredakan gejala kecemasan.

Para peneliti menduga bahwa ekstrak linden bekerja dengan cara yang mirip dengan aktivitas senyawa gaba-aminobutyric acid (GABA) pada otak.

GABA mencegah munculnya luapan kegembiraan sehingga tubuh dan pikiran Anda menjadi lebih rileks.

Baca juga: 6 Manfaat Daun Thyme untuk Kesehatan Tubuh

2. Meredakan nyeri ringan

Teh linden juga memiliki manfaat dalam meredakan rasa sakit berkat antioksidan quercetin yang terkandung di dalamnya. Quercetin dapat meredakan pembengkakan, peradangan, dan kondisi sejenisnya yang memicu nyeri.

Pada sebuah studi dalam Journal of the American College of Nutrition terhadap 50 wanita penderita rematik, asupan quercetin selama 8 minggu terbukti dapat menurunkan nyeri.

Senyawa ini bekerja dengan meredakan peradangan sendi sehingga nyeri yang dialami penderita berangsur-angsur membaik.

3. Menurunkan tekanan darah

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved