Optimalkan Layanan Gawat Darurat, Pemkot Yogyakarta Bakal Perluas Sistem Priority Vehicle

Perluasan sistem priority vehicle di beberapa simpang jalan dan sejumlah armada ini bakal ditempuh sepanjang 2024.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUN JOGJA/AZKA RAMADHAN
Armada pemadam kebakaran milik Dinas Damkarmat Kota Yogyakarta yang menjadi salah satu sasaran perluasan sistem priority vehicle. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemkot Yogyakarta bakal memperluas penerapan sistem Priority Vehicle untuk menunjang operasional kendaraan-kendaraan gawat darurat. 

Khususnya, ambulans yang melayani Public Safety Center (PSC) 119 Yogya, maupun armada pemadam kebakaran.

Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Dinas Perhubungan (Dishubg Kota Yogyakarta, Hary Purwanto, menuturkan perluasan sistem Priority Vehicle di beberapa simpang jalan dan sejumlah armada ini bakal ditempuh sepanjang 2024.

Dijelaskan, Priority Vehicle merupakan salah satu alat yang dipergunakan untuk memberikan prioritas bagi kendaraan gawat darurat.

Contohnya, ambulans dan pemadam kebakaran yang melintas sebuah simpang, agar mendapatkan prioritas dari Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL).

"Kita tahu bahwa ini (kegawatdaruratan) adalah urusan nyawa, jadi memang harus mendapat prioritas. Berangkat dari situ, kita membuat alat ini yang kita tempatkan di beberapa simpang," katanya.

Hary memaparkan, Priority Vehicle telah diujicobakan di simpang empat Wirobrajan dan mulai diperluas pada 2023.

Sehingga, saat ini, sudah ada sekitar 6 simpang APILL yang telah dipasang sistem Priority Vehicle

Yakni, mulai dari simpang empat Gedongkuning sampai simpang empat Wirobrajan, kecuali di simpang tiga Glagahsari yang belum dipasang.

"Tahun ini kita tambahkan lagi, ada sekitar lima simpang. Ada simpang UKDW, Tunjung, simpang Tungkak, simpang Wirosaban dan Tegalgendu," ungkapnya.

Menurutnya, simpang-simpang itu dipilih karena dari segi kepadatan lalu lintas dan daya dukung utilitas terkait jaringan internet sudah memadahi.

Dicontohkan, dari simpang Gedongkuning sampai Wirobrajan, sudah menggunakan internet kabel fiber optik sehingga jaringannya stabil.

"Sistem Priority Vehicle ini, kan, menggunakan dua alat. Jadi, dipasang di simpang APILL dan ada yang ditempatkan di kendaraan gawat darurat," ujarnya.

Ia menyebut, pada tahun ini ada 10 alat untuk sistem Priority Vehicle yang siap ditambahkan di 10 armada, baik ambulans PSC 119 maupun pemadam kebakaran. 

Sebelumnya, alat tersebut baru dipasang pada 2 kendaraan ambulans dan pemadam kebakaran saja, karena statusnya masih tahap uji coba.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved