tips kesehatan

Ini 5 Warna Urine dan Penyebabnya

air kencing yang sehat berwarna jernih hingga kuning muda. Semakin banyak air yang Anda minum, semakin jernih pula warna urine yang terbentuk.

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Iwan Al Khasni
Shutterstock
Ilustrasi 

Jika Anda rutin meminum antibiotik untuk tuberkulosis atau obat untuk saluran kemih, kemungkinan urine Anda akan berubah warna menjadi oranye hingga merah tua.

2. Oranye

Warna oranye pada urine kerap berasal dari konsumsi obat antiradang phenazopyridine dan sulfasalazine, obat pencahar, serta obat kemoterapi.

Pada beberapa kasus, warna oranye dapat disebabkan oleh gangguan fungsi hati atau dehidrasi yang cukup parah.

3. Cokelat gelap

Urine berwarna cokelat gelap umumnya merupakan tanda dehidrasi parah. Kandungan air dalam urine amat sedikit sehingga konsentrasi pewarna urine menjadi sangat tinggi.

Akibatnya, urine yang tadinya normal berubah warna menjadi sangat pekat. Akan tetapi, ada pula kondisi lain yang mungkin menjadi penyebabnya, seperti:

- Penyakit ginjal, penyakit hati, atau infeksi saluran kemih.
- Cedera otot akibat olahraga yang sangat berat.
- Konsumsi obat antimalaria chloroquine dan primaquine, antibiotik, pencahar, atau pelemas otot.

4. Biru atau hijau

Warna biru atau hijau pada urine bisa berasal dari zat pewarna makanan atau pewarna dalam tes fungsi ginjal dan kandung kemih.

Obat-obatan amitriptyline, indomethacin, dan propofol juga dapat mengubah warna urine menjadi biru kehijauan.

5. Keruh atau berawan

Jika urine berwarna keruh tanpa disertai gejala lain, ini mungkin menandakan dehidrasi. Namun, urine keruh disertai nyeri atau panas saat buang air kecil dapat menjadi gejala penyakit kelamin, infeksi saluran kemih, atau batu ginjal.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved