Pemkab Bantul Pastikan 39 Armada Sampah Selalu Jalani Perawatan Rutin

Selain membangun tiga tempat pengolahan sampah baru, Pemkab Bantul juga menyiagakan 39 armada pengangkut sampah.

TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bantul, Ari Budi Nugroho. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemkab Bantul serius dalam mengatasi persoalan sampah yang terjadi selama beberapa waktu terakhir.

Selain membangun tiga tempat pengolahan sampah baru, Pemkab Bantul juga menyiagakan 39 armada pengangkut sampah.

Puluhan armada sampah itu dipastikan dalam kondisi siap bekerja karena selalu dilaksanakan perawatan rutin.

"Kondisi armada kita masih baik. Beberapa armada, hitungannya (masih berusia) lima tahun. Itu masih bagus dan masih layak untuk beroperasi," kata Kepala DLH Bantul, Ari Budi Nugroho, kepada awak media, Senin (5/2/2024).

Menurut Ari, puluhan armada sampah rutin menjalani perawatan komponen sehingga kondisinya sangat layak untuk mengangkut sampah.

Produksi sampah di Kabupaten Bantul menurut Ari berkisar 150-170 ton sampah per hari.

Dari jumlah itu, sekitar 55-70 ton mampu dikelola dengan baik oleh masing-masing kepanewon.

Sementara sampah yang di buang ke TPA Piyungan hanya sekitar 95 ton per hari.

Baca juga: Pemda Bantul Siap Operasionalkan ITF Niten

"Jadi, untuk mengoptimalkan pengolahan sampah. Pada 2024 ini, kami berupaya membangun tiga tempat pengolahan sampah. Beberapa, ada yang sudah di bangun sejak 2023 lalu, tapi ada yang belum rampung dan ada yang sedang disiapkan untuk beroperasi pada 2024," jelasnya. 

"Tiga TPST tersebut terletak di tiga sisi daerah Bantul. Yaitu Bantul tengah di Pasar Niten, Kapanewon Bantul. Lalu, Bantul Timur di Modalan, Kapanewon Banguntapan. Kemudian, di Bantul Barat tepatnya di Argodadi, Kapanewon Sedayu," lanjut Ari.

Ari mengungkapkan, dari tiga TPST tersebut, belum seluruhnya siap untuk digunakan.

Untuk TPST di Bantul tengah, yakni Intermediate Treatment Facility (ITF) Niten saat ini pembangunannya sudah selesai dan tinggal persiapan operasional.

Sementara di Modalan terdapat pembangunan TPST dengan perkembangan pembangunan sekitar 10 persen. Sedangkan, di Argodadi, pada saat ini masih on progres perencanaan pembangunan. 

"Mudah-mudahan semua rencana pembangunan TPST itu dapat segera terealisasi, sehingga bisa membantu menangani permasalahan sampah di Kabupaten Bantul, " tandas Ari.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved