Berita Bantul Hari Ini

Jelang Libur Nataru 2023-2024, Satpol PP DIY dan Tim Gabungan Gelar Apel Siaga di Pantai Baru Bantul

Sebanyak 328 personel Satlinmas Rescue Istimewa DI Yogyakarta bersama sejumlah personel dari TNI, Polri, TRC, BPBD, Dinas Kesehatan, hingga relawan

Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Kurniatul Hidayah
Dok. Diskominfo Bantul
Apel Kesiapsiagaan jelang Nataru dihadiri oleh Bupati Bantul di Pantai Baru Bantul, Rabu (20/12/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sebanyak 328 personel Satlinmas Rescue Istimewa DI Yogyakarta bersama sejumlah personel dari TNI, Polri, TRC, BPBD, Dinas Kesehatan, hingga relawan lainnya akan terjun ke sejumlah wilayah DIY.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY, Noviar Rahmad, dengan tujuan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan selama momen libur Natal 2023 dan tahun baru 2024.

Antisipasi tersebut dimulai dengan pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan yang diharidi oleh jajaran tim SAR Satlinmas Rescue Istimewa, TNI, Polri dan sejumlah relawan di Pantai Baru Bantul pada Rabu (20/12/2023).

Baca juga: Enam Desa Terdampak Kebakaran Hutan Merbabu di Magelang Dapat Bantuan Perbaikan Jaringan Air Bersih

"Apel itu menjadi tanda kesiapsiagaan tugas selama 20 Desember 2023 sampai 3 Januari 2024," katanya kepada Tribunjogja.com.

Kemudian, sejumlah personel yang bertugas akan menjalani tugas dengan fokus pengawasan di delapan posko induk di sepanjang pantai di DIY, Waduk Sermo Kaliurang dan wilayah Gunung Merapi.

Tidak hanya itu saja, pihaknya juga menyediakan 15 posko pembantu, 20 posko pantauan yang kemudian secara total memiliki fokus pengawasan keamanan di 43 destinasi wisata.

"Kami juga menjaga kawasan Pantai Selatan DIY. Mulai dari Pantai Sadeng Gunungkidul sampai ke Pantai Congot Kulon Progo atau sepanjang 113 kilometer Pantai Selatan DIY kami jaga selama Nataru dengan fokus zero accident," terang dia.

Hal itu dilakukan, untuk meminimalisasi kejadian laka laut, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Sebab, sepanjang 2023, pihaknya mencatat sudah ada 25 orang meninggal dunia dikarenakan terseret arus balik ombak air laut.

Sementara itu, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengatakan, bahwa Kabupaten Bantul akan menjadi bagian dari jujukan wisatawan untuk menghabiskan momen libur Nataru esok.

"Keindahan alam dan kearifan lokal yang kami miliki menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin merayakan momentum istimewa itu di tengah-tengah kehangatan masyarakat dan alam kita," urainya.

"Namun, dengan kehadiran banyak wisatawan, kita juga dihadapkan dengan tanggung jawab yang besar untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu, melalui apel siaga itu saya harap menjadi momentum perseiapan kita bersama dalam menghadapi lonjakan jumlah pengunjung dan aktivitas masyarakat selama Nataru," imbuh dia.

Pihaknya berpesan kepada seluruh elemen yang terlibat setidaknya mampu melakukan pemetaan kerawanan yang ada. Baik dari segi kerawanan dari faktor alam maupun yang disebabkan oleh manusia.

"Sehingga, elemen yang terkait dapat meyiapkan rencana dan antisipasi yang baik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," pungkas Halim, orang nomor satu di Bumi Projotamansari. (nei)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved