Berita Kota Yogya Hari Ini
15 Tahun Taman Pintar, Menjawab Tantangan Pasca Pandemi dengan Inovasi
Destinasi wisata berbasis sains, Taman Pintar, Kota Yogyakarta, bakal menginjak usia 15 tahun pada Sabtu (16/12/2023).
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Destinasi wisata berbasis sains, Taman Pintar, Kota Yogyakarta, bakal menginjak usia 15 tahun pada Sabtu (16/12/2023).
Sepak terjang Taman Pintar pun bisa dibilang tidak selalu mulus, di mana ragam tantangan datang silih berganti, salah satunya pandemi Covid-19.
Kepala UPT Pengelolaan Taman Budaya Kota Yogyakarta, Retno Yuliani, mengatakan, meski tantangan demi tantangan senantiasa menghampiri, Taman Pintar terbukti berhasil mengatasinya.
Baca juga: IPM Kota Yogyakarta 2023 Tertinggi Nasional, Usia Harapan Hidup Sentuh 75,52 Tahun
Walau begitu, ia tidak memungkiri, pandemi virus corona silam benar-benar memberikan pukulan telak untuk Taman Pintar.
"Tapi, kemudian kita berhasil bangkit dan sekarang sudah mendekati normal," tandasnya, dalam Podcast 15 Tahun Taman Pintar Yogyakarta, bersama Tribun Jogja, Jumat (15/12/2023).
Retno menegaskan, inovasi dan kolaborasi menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi dampak pandemi selama lebih kurang dua tahun itu.
Tanpa dua langkah strategis tersebut, Taman Pintar diyakini tenggelam, bahkan dilupakan, lantaran destinasi sejenis di sekitarnya pun serius berbenah.
"Itu bagian dari tantangan pasca pandemi, karena di sekitar kita, wisata edukasi sejenis, museum-museum misalnya, inovasinya semakin hebat," katanya.
Beberapa inovasi yang ditempuh adalah dengan pengembangan fisik bangunan, hingga penambahan zona, wahana, serta alat peraga yang lebih modern.
Dengan begitu, warga masyarakat, khususnya anak-anak, yang kembali datang ke Taman Pintar pun bisa menemukan hal-hal baru di sana.
"Makanya, kita harus membuat gebrakan, berinovasi dan kolaborasi bersama mitra yang konsen terhadap pendidikan dan pelestarian budaya," urainya.
Adapun dalam peringatan HUT ke-15 ini, Taman Pintar mengusung tema 'Grow With Science', sebagai bentuk semangat tumbuh berkembang bersama sains.
Melalui tema tersebut, Taman Pintar menegaskan posisinya untuk menggeliatkan antusiasme anak-anak dan generasi muda terhadap sains dan budaya, dengan suasana yang menyenangkan.
"Lagipula, kelembagaannya sekarang berubah, Taman Pintar berada di bawah naungan UPT Pengelolaan Taman Budaya," ungkap Retno.
"Artinya, tidak hanya sains, kita juga fokus mengenalkan anak-anak pada kekayaan budaya daerah. Jadi, selain pengembangan sains, kita juga mengenalkan budaya Yogya," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogya, Yetti Martanti, mengisahkan, Taman Pintar yang berdiri pada 2008 silam, dirintis oleh Wali Kota yang kala itu menjabat, Herry Zudianto.
Pada awal berdirinya, Taman Pintar yang dikelola Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), bertujuan untuk membuat sebuah wahana edukasi yang disukai anak-anak atau pelajar.
"Taman Pintar jadi terobosan menarik, karena sifatnya yang rekreatif. Jadi, di sana tidak sekadar bermain, tapi ada edukasi yang masuk. Itu substansi dasar Taman Pintar," ujarnya.
Seiring berjalannya waktu, Taman Pintar pun terus menunjukkan perkembangan, sehingga tidak sebatas jadi pusat edukasi sains semata.
Dengan status pengelolaan yang kini dipegang oleh UPT di bawah naungan instansinya, Taman Pintar mendapat tambahan 'tugas' untuk mengenalkan budaya Yogya pada anak-anak.
"Karena kami melihat, sains dan kebudayaan itu jadi sinergi yang erat untuk mengembangkan wawasan anak-anak menjadi lebih komplet," katanya. (aka)
Bangun Gedung Baru, Puskesmas Kraton Kota Yogyakarta Segera Direlokasi |
![]() |
---|
Kotabaru Ceria, Upaya Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Bangkitkan Atraksi Malam di Jogja |
![]() |
---|
Sebanyak 80 Bank Sampah di Kota Yogyakarta 'Mati Suri', Diperlukan Upaya Pembinaan |
![]() |
---|
Dukung Sanksi untuk ASN yang Terlibat Judi Online, Forpi Kota Yogyakarta: Cek Gawai Secara Berkala |
![]() |
---|
Sanksi Tegas Menanti ASN Pemkot Yogyakarta yang Tergiur Judi Online |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.