Berita Kulon Progo Hari Ini

Dispar Kulon Progo Gelar Arung Progo Festival 2023, Angkat Potensi Sungai Progo dan GSR

Arung Progo Festival 2023 akan berlangsung pada 24-26 November 2023 di aliran Sungai Progo wilayah Kapanewon Kalibawang.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Alexander Ermando
Kawasan Gerbang Samudra Raksa (GSR) di wilayah Kapanewon Kalibawang, Kulon Progo, beberapa waktu lalu. GSR akan jadi pusat kegiatan Arung Progo Festival 2023 pada 24-26 November ini 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Pariwisata (Dispar) Kulon Progo akan menggelar kompetisi Arung Progo Festival 2023.

Kegiatan ini akan berlangsung pada 24-26 November 2023 di aliran Sungai Progo wilayah Kapanewon Kalibawang.

Kepala Dispar Kulon Progo , Joko Mursito mengatakan kompetisi yang baru pertama kali digelar ini sekaligus sebagai upaya uji coba.

"Sebab nantinya arung jeram akan dikembangkan sebagai salah satu aksen pariwisata di Kapanewon Kalibawang," jelas Joko dalam jumpa pers pada Kamis (23/11/2023).

Setidaknya ada 3 jenis kejuaraan yang disiapkan dalam kompetisi ini.

Seperti Arung Jeram R6, Kayak Arus Deras, hingga Riverboarding.

Joko mengklaim peminat dari kompetisi ini terbilang tinggi.

Baca juga: Serikat Buruh di Kulon Progo Harapkan UMK 2024 Bisa Naik 8 Persen

Sebab terlihat dari panitia yang sampai harus membatasi jumlah peserta lantaran harus menyesuaikan dengan kemampuan fasilitas yang dimiliki.

"Pesertanya datang dari berbagai daerah, tak hanya DIY tapi juga Jakarta hingga Pulau Sumatra," ungkapnya.

Joko mengatakan para peserta akan memperebutkan hadiah dengan total nilainya Rp 109 juta. Selain itu, juara dari lomba ini berhak mendapatkan Piala Raja dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Rute arung jeram dimulai dari kawasan Gerbang Samudra Raksa (GSR) hingga Wisata Alam Ancol di Kalurahan Banjaroyo, Kalibawang.

Pembukaannya akan dimeriahkan dengan kirab duplikat perahu Samudra Raksa, melintasi rute arung jeram.

"Rencananya akan dibuka langsung oleh Gubernur DIY," ujar Joko.

Ia berharap lomba ini bisa memotivasi masyarakat Kalibawang untuk mengembangkan wisata arung jeram di Sungai Progo .

Termasuk mengangkat GSR yang menjadi ikon di pintu masuk Kabupaten Kulon Progo .

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved