Pemilu 2024

Hadapi Pemilu 2024, Puluhan Jaga Warga dan Satlinmas Mergangsan Ikuti Sosialisasi Satpol PP DIY

vPuluhan kelompok Jaga Warga dan Satlinmas yang ada di Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta mengikuti sosialisasi dalam rangka mewujudkan pemilihan

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Almurfi Syofyan
Suasana sosialiasi mewujudkan Pemilu yang bermartabat dan istimewa yang diikuti oleh puluhan Jaga Warga dan Satlinmas Mergangsan, Yogyakarta, Selasa (14/11/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Puluhan kelompok Jaga Warga dan Satlinmas yang ada di Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta mengikuti sosialisasi dalam rangka mewujudkan pemilihan umum yang bermartabat dan istimewa.

Sosialisasi itu menghadirkan tiga pembicara yakni Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta, Andie Kartala dan Anggota Komisi A DPRD Kota Yogyakarta, Yustinus Keliek Mulyono.

Kegiatan itu dilaksanakan di Aula Lantai II Gedung Madu Nusantara di Kalurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Selasa (14/11/2023) siang.

Kepala Seksi Kerjasama, Tibum Tranmas Satpol PP DIY, Suryatmiati menjelaskan sosialisasi mewujudkan pemilihan umum yang bermartabat dan istimewa bagi anggota Jaga Warga dan Satlinmas itu sudah berlangsung sejak setahun terakhir.

Sosialisasi dilakukan secara marathon dari satu kemantren atau kapanewon di masing-masing daerah.

"Kegiatan ini sudah berlangsung sejak setahun, pada bulan November 2023 ini kita laksanakan untuk tiga kemantren yakni Umbulharjo, Gedongtengen dan yang hari ini Mergangsan," ucapnya pada TribunJogja.com di sela-sela acara.

Menurutnya, sosialisasi ini akan terus dilakukan hingga Desember 2023 dengan melibatkan Jaga Warga dan Satlinmas di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Kabupaten lain sudah kita lakukan seperti Bantul, Sleman, Kulonprogo dan Gunungkidul. Kota Yogyakarta memang yang terakhir kita laksanakan sosialisasi," ungkapnya.

Ia memaparkan, untuk Kemantren Mergangsan terdapat Jaga Warga dan Satlinmas dari dua kalurahan yang mengikuti yakni, Brontokusuman serta Keparakan.
"Pesertanya ada sekitar 50 dari Jaga Warga dan Satlinmas dan unsur lainnya juga," imbuhnya.

Suryatmiati berharap, dengan adanya sosialisasi ini bisa semakin mengoptimalkan tugas dari Satlinmas dan Jaga Warga dalam menghadapi tahapan Pemilu di wilayahnya masing-masing.

"Jangan sampai ada perbedaan pilihan membuat warga bentrok, kerusuhan atau kekacauan. Pesta demokrasi harus disikapi dengan pikiran terbuka untuk menjaga kondusivitas," harapnya.

Diakuinya, sosialisasi itu juga usaha Pemda DIY dalam hal ini Satpol PP dalam bergotong royong dengan unsur aparat penegak hukum lainnya dalam menciptakan ketentraman di DIY.

"Kita ingin agar pemilu damai bermartabat dan istimewa bisa terlaksana," tukasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta, Andie Kartala dalam paparan materinya mengajak Satlinmas dan Jaga Warga terlibat dalam Pengawasan Partisipatif.

Hal itu kata dia, akan mewujudkan peningkatan kualitas demokrasi dan memastikan hak politik seluruh warga masyarakat terlindungi. (Mur/Ord)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved