Berita Purworejo

Siaga Darurat Kekeringan Diperpanjang hingga November, 47 Desa di Purworejo Minta Droping Air Bersih

Per 5 Oktober 2023, krisis air bersih sudah terjadi di puluhan desa yang tersebar di 16 kecamatan.

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Dewi Rukmini
Kepala BPBD Kabupaten Purworejo, Haryono 

Pihaknya mengaku telah menggelar rapat bersama BMKG, BBWSSO, dan Probolo. 

Baca juga: Menikmati Suasana Sore di Embung Semawung Purworejo

Menurutnya, berdasarkan prediksi BMKG, sejumlah daerah di Provinsi Jawa Tengah semisal Banjanegara, Wonosobo, Temanggung, dan Magelang, bakal diguyur hujan pada dasarian kedua Oktober 2023. 

"Sedangkan, perkiraan hujan di Kabupaten Purworejo , Cilacap, Kebumen, dan Jakarta diprediksi turun pada dasarian pertama atau 10 hari pertama November 2023," ujarnya. 

Meskipun demikian, Haryono menyebut masa siaga bencana kekeringan di Kota Berirama masih bisa diperpanjang apabila hingga November 2023, musim panas terus berlanjut.

BPBD Kabupaten Purworejo pun mengaku siap bersinergi dengan relawan untuk terus mendistribusikan air bersih. 

"Kita berdoa saja semoga El Nino cepat berakhir dan musim hujan segera datang. Selama masa siaga ini, dalam satu hari kami maksimal mendistribusikan sebanyak 12 tangki air bersih. Kami memiliki tiga armada yang stanby sejak pukul 05.00 - 21.00 WIB," tambahnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved