Berita Pendidikan Hari Ini

Wali Murid di Sleman Tak Setuju Sistem Zonasi PPDB Dihapus, Tapi Perlu Disempurnakan 

Kebijakan zonasi dengan tujuan mendekatkan anak pada sekolah maupun lingkungannya, sebetulnya kebijakan sangat bagus.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
ppdb
Ilustrasi PPDB 

Katarina lalu menyampaikan usulan ke Dinas Pendidikan, agar mau merevisi titik rumah ke sekolah, karena secara jarak, anaknya lebih dekat dan lebih pas jika bersekolah di SMP Ngemplak ketimbang di Kalasan yang jauh ke timur.

Baca juga: Pemerintah Kaji Penghapusan PPDB Sistem Zonasi, Ini Respon Disdikpora DIY

Apalagi di wilayah Utara sebagai pilihan kedua, namun upaya tersebut tak membuahkan hasil. 

"Jadi anakku yang pertama dan kedua ini kasusnya di jarak. Akhirnya kami tidak mengambil sekolah negeri. Mengambilnya sekolah swasta," kata dia.

Kendati demikian, Ia menilai ide sistem zonasi sangat bagus untuk mendekatkan anak bersekolah, tinggal bagaimana sistem tersebut diperbarui agar lebih baik. 

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana juga menilai hal yang sama.

Sistem zonasi sebetulnya sudah bagus karena sudah memeratakan tempat tinggal maupun input siswa sehingga melalui sistem ini diharapkan sudah tidak ada lagi sekolah favorit.

Apalagi dengan sistem tersebut, kata dia, siswa akan diuntungkan.

Bagi siswa yang dekat dengan sekolah ada aturan zonasi radius.

Lalu yang rumahnya jauh ada zonasi Wilayah.

Melalui sistem ini juga diharapkan dapat menjadi upaya untuk memeratakan mutu pendidikan..

"Namun tentunya kita menunggu hasil kajian pemerintah. Kalau nanti ada revisi tentang zonasi, mudah-mudahan mekanisme atau sistemnya saja. Tapi esensi zonasi masih, mudah-mudahan. Dan tentunya yang perlu dicermati, apa-apa yang menyebabkan sistem zonasi banyak permalasahan mestinya itu yang dievaluasi terkait dengan kelemahan-kelemahan yang ada. Mudah-mudahan minusnya itu yang dikaji dan disempurnakan," harap dia.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved