Satu Jemaah Haji Indonesia yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Wafat di RS An-Noor Mekkah

Satu dari tiga jemaah haji yang hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi wafat di RS An-Noor Mekkah

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
AP PHOTO/AMR NABIL
Para jemaah mengelilingi Ka'bah di Masjidil Haram, dengan mengenakan masker dan menjaga jarak sosial, pada Sabtu (17/7/2021). Selama dua tahun berrturut-turut, ibadah haji dibatasi dengan ketat karena virus corona 

Setelah negosiasi yang panjang dan cukup alot, pukul 20.15 jenazah bisa langsung dimandikan.

Tanpa disangka, pihak maktab dan pengurus Arab Saudi merespons keinginan keluarga membawa jenazah ke Masjidil Haram untuk dishalatkan bada shalat maghrib.

"Alhamdulillah bisa kami laksanakan bersama-sama di sana. Setelah shalatkan jenazah, langsung kita bawa ke tempat pemakaman di daerah Soraya," ungkap dia.

Harun mengatakan, RS tersebut masuk dalam pantauannya.

Sebelum ada informasi jenazah yang mirip dengan ciri-ciri tiga jemaah yang hilang, sudah beberapa kali pihaknya ke RS An-Noor.

Berita sebelumnya, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi masih mencari tiga jemaah Indonesia yang hilang saat puncak haji atau Armuzna (Arafah-Muzdalifah-Mina).

Awalnya, ada 10 jemaah yang dilaporkan selama puncak haji.

Dari jumlah itu, tujuh jemaah berhasil ditemukan, sedangkan tiga lainnya masih dicari.

Ketiga jemaah yang masih hilang, yakni Niron Sunar Suna kloter SUB 65, Idun Rohim Zen bin Rohim kloter PLM 20, dan Suhardi Ardi kloter KJT 10.

Pencarian sudah berlangsung 11 hari. "Mohon doa agar ketiga jemaah haji kita bisa segera ditemukan," tutur Harun Al-Rasyid. (*)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved