Pekan Depan Komisi 3 Panggil Polri, Minta Penjelasan Soal Tragedi Rantis yang Tewaskan Ojol
Komisi III DPR RI akan memanggil kepolisian untuk meminta penjelasan secara detail pada pekan depan.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Tragedi tewasnya ojek online, Affan Kurniawan (21) akibat ditabrak dan dilindas oleh kendaraan taktis (Rantis) Brimob saat demo di Pejompongan pada Kamis (28/8/2025) malam mendapatkan perhatian serius dari kalangan dewan.
Rencananya, Komisi III DPR RI akan memanggil kepolisian untuk meminta penjelasan secara detail pada pekan depan.
Komisi III DPR RI adalah salah satu dari tiga belas Komisi DPR RI dengan lingkup tugas di bidang Penegakan hukum.
Dikutip dari Kompas.com, anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan menyebut jadwal rapat kerja dengan Polri memang sudah dijadwalkan pekan depan.
Namun, kasus terbaru yang menimbulkan korban jiwa akan menjadi salah satu fokus pembahasan.
"Minggu depan ya, antara Senin. Itu coba dilihat, karena itu memang sudah ada agendanya, nanti kita lihat siapa yang datang dari Polri," kata Hinca di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (29/8/2025) dikutip dari Kompas.com.
Menurut Hinca, Komisi III akan menjalankan fungsi pengawasan dengan serius dalam kasus ini.
Baca juga: Soal Tragedi Affan Kurniawan, Presiden Prabowo : Usut Tuntas
Pihaknya juga mendorong Divisi Propam Polri untuk mengusut secara transparan tujuh personel yang diduga terlibat dalam insiden tersebut agar kasusnya terang benderang.
Selain menyoroti soal rantis, Hinca mengaku mendengar adanya isu penggunaan gas air mata kedaluwarsa dalam pembubaran massa.
Menurutnya, Polri harus diberi kesempatan untuk menjelaskan secara detail kepada publik terkait hal itu.
"Kami akan berusaha juga untuk menanyakan kepada pimpinan Polri apakah sebenarnya yang terjadi," ujarnya.
Isu gas air mata kedaluwarsa ini menambah daftar pertanyaan publik terkait prosedur dan standar operasional yang digunakan aparat dalam mengamankan aksi demonstrasi.
Bagaimana Kronologi Kejadian di Pejompongan?
Insiden nahas tersebut terjadi pada Kamis (28/8) malam, usai berbagai elemen masyarakat menggelar unjuk rasa di sekitar Kompleks Parlemen, Jakarta.
Saat polisi memukul mundur massa, kericuhan meluas hingga ke kawasan Palmerah, Senayan, hingga Pejompongan.
5 Poin Pernyataan Presiden Prabowo pada 29 Agustus 2025 Usai Tragedi Affan Kurniawan |
![]() |
---|
Soal Tragedi Affan Kurniawan, Presiden Prabowo : Usut Tuntas |
![]() |
---|
Presiden Prabowo Kecam Keras Petugas Lindas Affan Kurniawan hingga Tewas |
![]() |
---|
Pusham UII Kecam Keras Tindakan Represif Polisi yang Berujung Tewasnya Driver Ojol Affan Kurniawan |
![]() |
---|
Ribuan Ojol Iringi Pemakaman Affan, Pejuang Keluarga yang Meninggal Dilindas Rantis Brimob |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.