“Kita jangan terpaku dengan benih yang ada sekarang saja, tapi harus melakukan inovasi untuk menghasilkan benih yang dapat digunakan menjawab tantangan dunia pertanian ke depannya. Untuk itu, saya sangat berharap kegiatan Gebyar Perbenihan ini menjadi penyatu langkah gerak kita memajukan teknologi benih,” paparnya.
Yasin Limpo pun menegaskan, produktivitas tanaman pangan di Indonesia tidak boleh terganggu secara signifikan oleh kondisi iklim dan cuaca.
Untuk itu, perlu dilakukan berbagai upaya agar sektor pertanian Indonesia terus bergerak maju, berkembang melalui kebersamaan guna mengantisipasi dan sebagai langkah mitigasi.
“DIY pun harus bisa menjadi lokomotif terhadap gerakan-gerakan pemerintah maupun gerakan masyarakat untuk menghadapi ancaman krisis pangan di masa depan. Das forum ini juga harus menjadi percontohan pengembangan teknologi benih, kultur jaringan, benih hibrida, maupun benih unggul, sesuai dengan kebutuhan dan tantangan ke depan,” katanya. ( Tribunjogja.com )
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.