Perang Rusia Vs Ukraina

Vladimir Putin : Barat Memulai Perangnya di Depan Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato di depan Majelis Federasi Rusia di Moskow Selasa (21/2/2023) sore WIB. Ia menegaskan Rusia tak memulai perang.

Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
Russia Today
Vladimir Putin. 

Mengenai penduduk Donbass, Vladimir Putin menyatakan mereka telah menentukan masa depan, terlepas dari ancaman dan teror.

“Mereka memutuskan untuk tetap Bersama tanah air mereka (Rusia),” tegasnya merujuk hasil referendum di Donbas. Rakyat Donetsk dan Luganks  menyatakan bergabung Federasi Rusia.

Para pemimpin Eropa dan Rusia meneken tombol bersama-sama meresmikan proyek raksasa jaringan pipa gas Nord Stream. Tampak ada Kanselir Jerman Angela Merkel (saat itu), Presiden Rusia Dmitri Medvedev (saat itu) dan para pemimpin negara yang dilintasi jaringan gas serta yang mendapatkan manfaat.
Para pemimpin Eropa dan Rusia meneken tombol bersama-sama meresmikan proyek raksasa jaringan pipa gas Nord Stream. Tampak ada Kanselir Jerman Angela Merkel (saat itu), Presiden Rusia Dmitri Medvedev (saat itu) dan para pemimpin negara yang dilintasi jaringan gas serta yang mendapatkan manfaat. (Wikipedia Common)

Putin mengajak semua untuk mengingat baik-baik apa yang dilakukan kekuatan barat yang menipu Rusia lewat protokol Minsk 2014 dan 2015.

“Mereka sekarang tanpa rasa bersalah, bahkan bangga melakukan itu semua untuk mendorong kekuatannya mendekati Rusia,” kata Putin tanpa meneyebut Jerman dan Prancis sebagai aktor utamanya.

Putin pun menyinggung gagasan sebuah gereja di Inggris yang akan menjadikan gender Tuhan itu sebagai netral.

Putin lantas mengutip sebuah ayat di Alkitab, “Maafkan saya, Tuhan, mereka tidak tahu apa yang sedang diperbuat!”.

Menurutnya, elite barat juga ikut menjadi gila membawa jutaan orang ke bencana spiritual.

“Tapi itu masalah mereka. Kita wajib melindungi anak-anak kita dari degradasi dan kemerosotan ini,” katanya.

Vladimir Putin memuji spirit rakyat Rusia, dan semua yang telah mempertaruhkan nyawanya di medan tempur (Ukraina).

Ia mengajak semua untuk memperhatikan nasib para veteran dan keluarganya. Putin mengajukan gagasan pembentukan dana khusus untuk mereka.

“Setiap keluarga peserta operasi khusus harus selalu berada dalam wilayah perhatian kita semua,” kata Putin.

Setiap keluarga prajurit yang meninggal dalam tugas, harus diberi seorang pekerja sosial dan koordinatornya yang akan menyelesaikan masalah secara langsung.

Bagi prajurit aktif dan personil militer yang dimobilisasi dan sukarelawan, harus diberi hak libur dua minggu setiap enam bulan, tidak termasuk perjalanan.

Ia lalu mengajak semua hadirin berdiri sejenak, mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang mereka yang gugur dalam tugas.

Selanjutnya sesudah hening cipta, Vladimir Putin melanjuttkan pesan-pesannya tentang hak bagi karyawan industri pertahanan, agar diberi perumahan sewa preferensial.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved