Perang Rusia Vs Ukraina
Rentetan Rudal Rusia Hantam Berbagai Pusat Energi di Ukraina
Rentetan ledakan dilaporkan terjadi di pusat-pusa energi di Kiev dan beberapa kota di Ukraina Kamis (26/1/2023) pagi waktu setempat.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
TRIBUNJOGJA.COM, MOSKOW – Rusia kembali menggelar serangan udara bergelombang ke target infrastruktur energi di Ukraina, Kamis (25/1/2023) pagi waktu setempat.
Ledakan mengguncang sejumlah lokasi fasilitas energi di berbagai bagian negara, termasuk ibukota, Kiev.
“Sebuah ledakan di Kiev. Tetap di tempat penampungan,” tulis Wali Kota Kiev, Vitaly Klitschko, memperingatkan warganya di kanal Telegram, dikutip Russia Today.
Video di media sosial menunjukkan asap hitam tebal mengepul dari lokasi yang dirahasiakan di kota. Metro Kiev dilaporkan telah menghentikan operasinya selama serangan udara.
Layanan Kereta Api Ukraina telah mengumumkan beberapa kereta akan ditunda karena berita tentang serangan udara mulai masuk.
Laporan ledakan juga datang dari pelabuhan Laut Hitam Odessa, di mana setidaknya dua gardu listrik dikatakan telah terkena hantaman rudal.
Menurut akun media sosial, ada kekurangan listrik dan masalah dengan akses internet di kota.
Ledakan juga dilaporkan dari Dnepr, Vinnitsa, Krivoy Rog, Nikolaev dan dari beberapa lokasi lainnya.
Baca juga: Amerika Segera Kapalkan 31 Unit Tank M1 Abrams ke Ukraina
Baca juga: Profil Tank Tempur M1A Abrams yang Akan Dikirim Pentagon ke Ukraina
Baca juga: Jerman Resmi Umumkan Akan Kirim 14 Tank Tempur Utama Leopard ke Ukraina
Para pejabat Ukraina mengatakan system pertahanan udara telah diaktifkan di Wilayah Kiev, Vinnitsa, dan Zhytomir.
Sebelumnya, Anton Gerashchenko, penasihat menteri dalam negeri Ukraina, mengatakan rudal Rusia menghantam sasaran di Ukraina dari arah Laut Kaspia.
Moskow telah meningkatkan tekanan pada Ukraina sejak Oktober tahun lalu, ketika menuduh Kiev menggunakan "taktik teroris" dan menargetkan infrastruktur Rusia, termasuk Jembatan Krimea.
Sejak itu, sejumlah serangan rudal skala besar telah dilakukan terhadap instalasi militer dan fasilitas energi Ukraina, yang menyebabkan pemadaman bergilir di seluruh negeri.
Bantuan Tank Tempur
Gelombang serangan Rusia ini berbarengan dengan pernyataan resmi AS dan Jerman yang akan mengirimkan tank-tank tempur utama M1A Abrams dan Leopard 2 ke Ukraina.
Pemerintah AS akhirnya membuka informasi rencana pengiriman 31 unit tank tempur utama M1 Abrams ke Ukraina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kapal-Fregat-Inggris-Pantau-Keberadaan-Kapal-Berpeluru-Kendali-Rusia-yang-Kawal-Tangker-Kama.jpg)