Perang Rusia Vs Ukraina
Amerika Segera Kapalkan 31 Unit Tank M1 Abrams ke Ukraina
Pemerintah AS akan mengirimkan 31 unit tank tempur M1 Abrams ke Ukraina. Paket bantuan militer itu bernilai 400 juta dolar AS.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
TRIBUBNJOGJA.COM, NEW YORK – Pemerintah AS akhirnya membuka informasi rencana pengiriman 31 unit tank tempur utama M1 Abrams ke Ukraina.
Total nilai armada tempur berat itu 400 juta dollar AS. Perkembangan ini diungkapkan seorang reporter Bloomberg melalui akun Twitter, Kamis (25/1/2023) WIB dan dikutip Sputniknews.
Presiden AS Joe Biden akan menyampaikan pidato tentang dukungan berkelanjutan untuk Ukraina pada Kamis malam WIB.
Ukraina telah meminta setidaknya 300 tank tempur utama dan menganggap peralatan tempur berat itu sebagai pengubah permainan dalam perangnya melawan Rusia.
Pentagon sebelumnya menentang gagasan itu, dengan alasan tank-tank itu akan terlalu sulit bagi pasukan Ukraina untuk beroperasi saat mereka melawan pasukan Rusia.
Sementara pengumuman keputusan mungkin datang dalam beberapa hari ke depan, dibutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menyebarkan tank M1 Abrams di medan perang.
Pasukan Ukraina harus dilatih untuk mengoperasikan tank, yang jauh berbeda dari model T-72 era Soviet mereka.
Tank M1 Abrams ditenagai mesin jet dan menggunakan bahan bakar penerbangan, bukan diesel standar. Beratnya 63 ton dan menempuh jarak sekitar tiga mil per galon.
Baca juga: Dubes Antonov : Rusia Akan Hancurkan Tank Abrams Kiriman Pentagon
Baca juga: Profil Tank Tempur M1A Abrams yang Akan Dikirim Pentagon ke Ukraina
Washington telah menekan Jerman untuk mengirim Leopard 2 ke Ukraina, tetapi Berlin enggan memberikan persenjataan yang lebih canggih tanpa AS melakukannya terlebih dahulu.
Anggota kongres AS Michael McCaul menyarankan pada Minggu pemerintah Biden pada dasarnya dapat menipu Jerman dengan mengumumkan rencana untuk menyediakan M1 Abrams.
Mereka bisa membuka pintu bagi Berlin untuk mengirim tank-tank Leopard 2, kemudian hanya mengirimkan satu tank.
Polandia pun telah meminta izin dari Berlin untuk mengirim beberapa Leopard 2 buatan Jerman yang mereka miliki ke Kiev.
Sebelumnya, pemerintah Jerman secara resmi mengumumkan akan mengirim 14 unit tank tempur utama Leopard 2 ke Ukraina.
Konfirmasi disampaikan juru bicara Kanselir Jerman Olaf Scholz, Steffen Hebestreit, di Berlin kepada wartawan, Kamis (25/1/2023).
"Pada Rabu, Kanselir Olaf Scholz mengumumkan di kabinet Jerman akan lebih meningkatkan dukungan militernya untuk Ukraina,” kata Hebestreit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/as-sepakat-untuk-menjual-ratusan-tank-abrams-serta-rudal-portabel-stinger-ke-taiwan.jpg)