Siapakah Ali Larijani, Sosok Berpengaruh Iran yang Tewas dalam Serangan Israel?

Siapakah Ali Larijani, sosok yang diakui oleh media pemerintah Iran telah tewas dalam serangan Israel?

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/IST
Siapakah Ali Larijani, sosok yang diakui oleh media pemerintah Iran telah tewas dalam serangan Israel? 

Ringkasan Berita:
  • Ali Larijani, satu dari tokoh paling berpengaruh di Iran setelah perginya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, telah tewas, menurut media pemerintah.
  • Pernyataan resmi Iran, pada Selasa waktu setempat, muncul beberapa jam setelah Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan Larijani, 67 tahun, tewas dalam serangan semalam di tengah perang AS-Israel melawan Iran, menurut Al Jazzera.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM - Ali Larijani, satu dari tokoh paling berpengaruh di Iran setelah perginya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, telah tewas, menurut media pemerintah.

Pernyataan resmi Iran, pada Selasa waktu setempat, muncul beberapa jam setelah Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan Larijani, 67 tahun, tewas dalam serangan semalam di tengah perang AS-Israel melawan Iran, menurut Al Jazzera.

Secara terpisah, Brigadir Jenderal Gholamreza Soleimani, kepala pasukan paramiliter Basij Iran, juga tewas dalam serangan tersebut, menurut laporan media pemerintah Iran pada hari Selasa.

Larijani, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, terakhir kali terlihat di depan umum pada hari Jumat, selama parade Hari Al-Quds di ibu kota, Teheran.

Dia adalah pejabat Iran tingkat tertinggi yang dibunuh oleh Israel sejak Khamenei, yang tewas pada hari pertama perang pada 28 Februari.

Selama beberapa dekade, Larijani adalah sosok yang tenang dan pragmatis dari pemerintahan Iran – seorang pria yang menulis buku tentang filsuf Jerman abad ke-18, Immanuel Kant, dan menegosiasikan kesepakatan nuklir dengan Barat.

Namun pada tanggal 1 Maret, nada bicara kepala keamanan berubah secara permanen.

Muncul di televisi pemerintah hanya 24 jam setelah serangan udara AS-Israel menewaskan Khamenei dan komandan Korps Garda Revolusi (IRGC) Mohammad Pakpour, Larijani menyampaikan pesan yang berapi-api.

“Amerika dan rezim Zionis (Israel) telah membakar hati bangsa Iran,” tulisnya di media sosial. 

“Kita akan membakar hati mereka. Kita akan membuat para penjahat Zionis dan orang Amerika yang tidak tahu malu menyesali perbuatan mereka.”

“Para prajurit pemberani dan bangsa Iran yang agung akan memberikan pelajaran yang tak terlupakan kepada para penindas internasional yang keji,” tambahnya.

Dapatkan peringatan dan pembaruan instan berdasarkan minat Anda. Jadilah yang pertama mengetahui saat berita besar terjadi.

Larijani, yang menuduh Presiden AS Donald Trump masuk dalam perangkap Israel, berada di pusat respons sistem pemerintahan Iran terhadap krisis terbesarnya sejak tahun 1979.

Ia memainkan peran penting bersama dewan transisi beranggotakan tiga orang yang menjalankan pemerintahan Iran setelah pembunuhan Khamenei.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved