Perang Rusia Vs Ukraina
Prancis Pasok Tank AMX-10, AS Akan Kirim Ranpur Bradley ke Ukraina
Prancis menjanjikan pengiriman tank ringan AMX-10 ke Ukraina. Sedang AS akan memasok kendaraan tempur infantri Bradley.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
TRIBUNJOGJA.COM, PARIS – Pemerintah Prancis menjanjikan mentransfer tank ringan AMX-10 buatan negara itu ke Ukraina.
Jika terealisasi, Prancis akan menjadi anggota NATO pertama yang mengirim kendaraan lapis baja non-Soviet ke Kiev. Kabar ini disiarkan situs berita Russia Today, Kamis (5/1/2023).
Sementara Washington mempertimbangkan pengiriman kendaraan tempur lapis baja infantri Bradley ke Ukraina.
Berita transfer tank AMX-10 itu awalnya diungkap Presiden Ukraina Vladimir Zelensky lewat akun Twitternya.
Zelensky mengaku melakukan pembicaraan yang panjang dan mendetail dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Zelensky berterima kasih kepada Macron atas keputusannya untuk mentransfer tank ringan ke Ukraina, dan untuk melobi sekutu Prancis untuk melakukan hal yang sama.
Baca juga: Jerman Kirim Howitzer ke Ukraina, Bulgaria Pasok Senjata Ringan dan Peluru
Baca juga: Rusia Ancam Yunani Jika Pasok Ukraina Rudal S-300 dari Pulau Kreta
Baca juga: Senjata Arhanud Bantuan Jerman ke Ukraina Bertumbangan di Medan Perang
Pengumuman Zelensky dikonfirmasi seorang pembantu Macron. Pejabat itu tidak menyebutkan berapa banyak kendaraan yang akan dikirim atau kapan.
Tapi ia menyatakan ini adalah pertama kalinya tank-tank rancangan barat dipasok ke angkatan bersenjata Ukraina.
Prancis juga akan menyumbangkan sejumlah pengangkut personel lapis baja Bastion, yang telah beroperasi di jajaran militernya sejak 2012.
Ukraina telah menerima pasokan tank era Soviet dari gudang senjata Eropa Timur, terutama ratusan tank tempur utama T-72 dari Polandia dan Republik Ceko.
Sementara AS berjanji mengganti tank-tank ini dengan model Amerika. Baik Pentagon maupun negara NATO selama ini menahan diri tidak memberikan tank-tank buatan barat ke Ukraina.
Diterjunkan oleh Prancis sejak 1981, AMX-10 adalah kendaraan tempur lapis baja ringan beroda enam yang dikembangkan oleh GIAT Industries milik negara itu dan perusahaan penerusnya, Nexter Systems.
Militer Prancis saat ini mengganti kendaraan lapis baja EBRC Jaguar, pejabat itu menggambarkan AMX-10 sebagai sangat mobile, meski tua tapi berperforma tinggi.
Sebuah jajak pendapat baru-baru ini menemukan publik Prancis lebih suka penyelesaian negosiasi untuk mengatasi konflik Ukraina.
Macron telah memberikan basa-basi untuk sentimen ini pada beberapa kesempatan. Ia menyatakan kekuatan barat tidak boleh memusnahkan Rusia, dan harus memberi Moskow jaminan keamanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kendaraan-Tempur-Lapis-Baja-Bradley.jpg)