Berita Kulon Progo

Polres Kulon Progo Usulkan Pemasangan Rambu Peringatan di Pertigaan Grajen

Apalagi pertigaannya kecil juga terdapat tiang yang menghalangi penglihatan pengendara yang hendak berbelok ke pertigaan

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Hari Susmayanti
Tribunjogja/Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Pengendara tengah melintas di Jalan Yogya-Wates km 28 tepatnya Pertigaan Ksatrian atau Grajen di Dusun Gunung Gempal, Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, Jumat (23/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kelengkapan sarana prasarana (sarpras) pendukung seperti rambu-rambu peringatan diperlukan seiring kerap terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di jalan Yogya-Wates km 28 tepatnya di Pertigaan Ksatrian atau lebih dikenal Grajen yang berada di Dusun Gunung Gempal, Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo. 

Kasatlantas Polres Kulon Progo, Iptu Johan Rinto Damar Jati mengatakan laka lantas sering terjadi karena Jalan Yogya-Wates termasuk jalan nasional yang memiliki lintasan lurus dan lebar.

Sehingga, tak jarang pengendara melintas dengan kecepatan tinggi. 

"Ini menyebabkan (pengendara) tidak mengetahui jika di Jalan Yogya-Wates km 28 terdapat Pertigaan Grajen. Apalagi pertigaannya kecil juga terdapat tiang yang menghalangi penglihatan pengendara yang hendak berbelok ke pertigaan," terang Johan, Jumat (23/9/2022).

Terkait hal tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan instasi terkait untuk merevitalisasi tiang di sebelah selatan agar tidak mengganggu pandangan pengendara.

Baca juga: Kasus Laka di Gunungkidul Meningkat, Naik 100 Kasus di 2022

Baca juga: Kecelakaan Maut Mitsubishi Xpander di Sukaraja, Pedagang dan Sopir Angkot serta Penumpangnya Tewas

Kemudian pemasangan pita kejut dan rambu batas kecepatan untuk mengurangi kecepatan pengendara yang melintas. Serta penebalan marka jalan di jalan nasional maupun jalan Ksatrian. 

"Kami juga menempatkan petugas satuan lalu lintas (satlantas) di jam rawan kecelakaan dan memasang water barier di Pertigaan Grajen," ucapnya. 

Terpisah, Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Kabupaten Kulon Progo, Raden Sukirno menyampaikan pihaknya melalui kepala daerah setempat telah berkirim surat ke Balai Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) Yogya-Jateng untuk memasang lampu peringatan dan usulan rambu-rambu peringatan. 

Selanjutnya, Dishub juga sudah melakukan pemotongan ranting pohon serta berkomunikasi dengan satker PJN untuk memasang pita penggaduh. 

"Kemudian dari arah selatan (Wates) akan kami pasang rambu prioritas untuk memprioritaskan pengguna jalan nasional," ucapnya. 

Berdasarkan kajian Dishub Kulon Progo, ada titik wilayah yang rawan terjadi laka lantas. Selain Pertigaan Grajen ada Congot, Dalangan, Sukoreno dan depan Yogyakarta International Airport (YIA). (Tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved