Tol Yogyakarta Bawen

Perubahan Konstruksi Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 1 Wilayah Sleman

Kabar terbaru Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen seksi 1 (Junction Sleman hingga Banyurejo) di seputar Selokan Mataram

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
Jalan Tol Yogyakarta-Bawen seksi 1 (Junction Sleman hingga Banyurejo) di seputar Selokan Mataram mengalami perubahan. 

Tribunjogja.com Sleman - Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen seksi 1 (Junction Sleman hingga Banyurejo) di seputar Selokan Mataram mengalami perubahan.

Kontruksi rencananya dibuat dua meter dari sisi luar jalan inspeksi.

Selokan Mataram di Kalurahan Tirtoadi dan Seyegan yang bakal dilewati Jalan Tol Jogja - Bawen di seksi 1 (juction Sleman - Banyurejo). Di lokasi ini, akan ada penambahan lahan, agar jalan tol tidak menggangu Selokan Mataram yang merupakan cagar budaya.
Selokan Mataram di Kalurahan Tirtoadi dan Seyegan yang bakal dilewati Jalan Tol Jogja - Bawen di seksi 1 (juction Sleman - Banyurejo). Di lokasi ini, akan ada penambahan lahan, agar jalan tol tidak menggangu Selokan Mataram yang merupakan cagar budaya. (Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin)

Hal ini dibuat agar jalan tol tidak menggangu Selokan Mataram yang merupakan cagar budaya.

"Saya kemarin sudah infomasikan paling tidak 2 meter dari sisi terluar jalan inspeksi."

"Tapi terkait desain, apakah menggunakan bor pile atau tidak coba nanti dikonfirmasi ke badan usaha terkait dengan yang melakukan penyusunan rencana teknik akhir. (Karena) harus dikaji titik by titik," kata PPK Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, M. Mustanir, saat melakukan sosialisasi rencana penambahan pengadaan tanah di Kalurahan Banyurejo awal pekan lalu.

Kontruksi dibuat dua meter dari sisi luar jalan inspeksi agar lebih aman.

Nantinya, kata Mustanir, jalan inspeksi di sepanjang Selokan Mataram masih bisa berfungsi dengan baik.

Hal ini setelah ada review design.

Awalnya, di desain single pair namun sekarang menjadi elevated atau melayang dengan kontruksi tiang dibagian kanan dan kiri.

Karena ada perubahan desain untuk melindungi Cagar Budaya Selokan Mataram ini, maka pembangunan jalan tol Jogja Bawen di seksi 1 membutuhkan tambahan lahan sekira 23 hektar.

Lahan seluas itu, disamping di seputar selokan Mataram juga digunakan untuk kebutuhan lain.

"Seperti drainase. Terus ada pemindahan kantor badan usaha (semula di Magelang) kini Banyurejo. Untuk rincian luasnya, belum dapat data," kata dia.

Selokan Mataram di Kalurahan Tirtoadi dan Seyegan yang bakal dilewati Jalan Tol Yogyakarta-Bawen seksi 1 di seksi 1 (juction Sleman - Banyurejo)
Selokan Mataram di Kalurahan Tirtoadi dan Seyegan yang bakal dilewati Jalan Tol Yogyakarta-Bawen seksi 1 di seksi 1 (juction Sleman - Banyurejo) (Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin)

SMPN 2 Tempel Dimungkinkan Terdampak Tol

Jumlah tambahan lahan 23 hektar itu tersebar dari Tirtoadi hingga Banyurejo.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved