Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Project Eleven dan Hotel Melia Purosani Yogyakarta Gelar Pameran 'No Boundaries'

'No Boundaries' secara literal mempunyai arti tanpa batas, sebuah harapan pada seni rupa agar terus maju bersama.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Project Eleven dan Hotel Melia Purosani Yogyakarta Gelar Pameran 'No Boundaries' 

Tribunjogja.com - Menyemarakkan kegiatan kesenian di Yogyakarta D'art Management, Project Eleven dan Hotel Melia Purosani Yogyakarta menghadirkan gelaran pameran seni bertajuk “No Boundaries”.

Pameran ini merefleksikan kondisi manusia saat menghadapi pandemi Covid-19.

Pandemi laiknya tembok yang tidak hanya memisahkan manusia dengan manusia lainnya, tetapi juga melahirkan ruang ekslusif yang sulit dijamah.

Pandemi mewariskan pandangan baru, di mana nyawa tidak lebih dari deretan angka sekaligus tanda bahaya, seolah seperti pengungsi Kosovo yang entah selepas perang.

Baca juga: Daun Gatal Gelar Pameran Seni Bertajuk Homo: Jagad Owah Gingsir

Saat ini perang masih berlangsung karena jarak, yang dibekukan pandemi, belum benar-benar diterabas.

"Fenomena itu kami ungkapkan melalui pameran rupa bertema 'No Boundaries'. Pemilihan tema terinspirasi dari album kompilasi berjudul sama yang rilis tahun 1999. Kompilasi dari 15 musisi atau band dunia dibuat untuk mengumpulkan dana untuk para pengungsi Kosovo selama masa perang. Masa yang hampir sama dengan keadaan saat ini," jelas Ditya, mewakili D’Art Management.

Sebanyak 15 seniman berpartisipasi dalam pameran seni 'No Boundaries'.

Mereka mencoba mengambil energi yang sama dengan 15 musisi/band pada album kompilasi tersebut.

Bahwa untuk membantu sesama, tak ada batasan (genre, media, dan latar belakang) dalam berkarya.

Menyikapi tren yang sedang terjadi dan bergejolak, 'No Boundaries' secara literal mempunyai arti tanpa batas, sebuah harapan pada seni rupa agar terus maju bersama tanpa ada penyekatan yang dilakukan seniman itu sendiri, maupun pasar seni rupa.

Pada dasarnya dengan menyekat segala sesuatunya, akan berimbas menjadi monoton, sehingga tidak bisa berkembang.

Baca juga: Pameran Seni Rupa Yogya Annual Art#7 Resmi Dibuka

"Lewat gelaran pameran 'No Boundaries' ini Melia Purosani Yogyakarta bersama dengan D'art Management dan Project Eleven berupaya turut mendukung kegiatan kesenian di Yogyakarta . Pameran ini juga merupakan perwujudan komitmen Melia Purosani untuk terus mendukung kreativitas berbagai komunitas dalam hal ini komunitas seni di Yogyakarta," tambah R Danang Setyawan dan Ratih Muntaana dari team Marketing Communications Melia Purosani Yogyakarta.

Pameran "No Boundaries" digelar di Hotel Melia Purosani 9-24 Juli 2022 di Mezanine Floor lantai 1.

Belasan seniman yang menuangkan energinya di antaranya Anang Saptoto, Aarwin Hidayat, Begok Oner, Eko Didyk Sukowati, Indra Dodi, Iwank HS, Miftahul Khoir, Micomic, Purnomo Clay, Prihatmoko Moki, Soni Irawan, Suparyanto Bofag, Yusuf Novantoro, Yogi Septifano, dan Rangga A. Putra.

Pameran ini terbuka untuk umum dan free entry, menampilkan berbagai  karya seni dari para emerging artist dan established artist yang berbasis di Yogyakarta.

Pameran dibuka secara resmi oleh Bapak Deni Rahman dan Juga Dr. Melani W Setiawan pada 9 Juli 2022, dengan menampilkan Art Performance dari Seniman FJ Kunting dan Music Performance oleh Jewawut. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved