Berita Kota Yogya Hari Ini

Daun Gatal Gelar Pameran Seni Bertajuk Homo: Jagad Owah Gingsir

Kelompok seni Daun Gatal gelar pameran seni di Bentara Budaya, Kotabaru, Kota Yogyakarta, Rabu (6/7/2022). 

Tayang:
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Taufiq Syarifudin
Seorang pengunjung pameran sedang melihat lukisan di Bentara Budaya, Rabu (6/7/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kelompok seni Daun Gatal gelar pameran seni di Bentara Budaya, Kotabaru, Kota Yogyakarta, Rabu (6/7/2022). 

Pameran ini yang akan berlangsung hingga tanggal 13 Juli 2022 itu diberi tajuk Homo: Jagad Owah Gingsir.

Ketua Kelompok Daun Gatal, Muhammad Toyib menjelaskan tema pameran kali ini memotret perubahan zaman turut mengubah peradaban manusia.

Baca juga: Dapat Tawaran Main di Negara Lain, Jihad Ayoub Tegaskan Pilih ke PSS Sleman

"Kita melihat dunia itu selalu berubah, kita mencoba memotret perubahan zaman lalu kita aplikasikan ke dalam sebuah lukisan," ujar pria yang dipanggil Bang Toyib itu saat berbincang dengan Tribun Jogja seusai acara pembukaan.

Bang Toyib lantas menceritakan karyanya yang berjudul Food Displacement yang ingin menyampaikan pesan perubahan pola konsumsi manusia Indonesia dan berbagai efeknya. 

"Pola konsumsi makanan manusia saat ini zaman dulu itu berbeda. Makanan yang digemari orang-orang saat ini tidak jauh dari fast food, makanan yang sering kita temui di mana-mana. Akan tetapi terkadang kita lupa kalau makanan cepat saji itu punya efek yang negatif yang lebih banyak daripada sekadar mengenyangkan perut atau enak saat dimakan. Berbeda dengan waktu dulu, misal di kampung saya ada manusia yang hidupnya sampai 100 tahun, itu salah satunya karena apa yang mereka konsumsi lebih sehat," jelasnya.

Selain karya Bang Toyib yang menangkap fenomena saat ini, ada juga karya Risao Pambudi yang menyelami kontemplasi perubahan iklim dan alam. 

Lalu seniman Phaksi Kharisma Dewa berfokus pada sisa atau jejak dari perubahan di sekitarnya dengan menghadirkan sebuah instalasi yang berbahan dasar sampah plastik dari lingkungan sekitarnya.

Untuk diketahui, pameran ini diikuti sebanyak tujuh seniman muda dari Kelompok Daun Gatal.

Mereka adalah M. Fadhlil Abdi, Bang Toyib, Phaksi Kharisma Dewa, Dicki Thenoz, Andi Hanzal, Risao Pambudi, Dicky Takndare, Bayu Adi Wijaya, dan Chrisna Banyu. 

Pameran ini adalah pameran kedua Daun Gatal sejak didirikan tahun 2018 silam.

Baca juga: Guru Besar Farmasi UGM : Say No Legalisasi Ganja untuk Medis, Ini Alasannya

Sejak saat itu Daun Gatal sepakat membentuk kelompok ini sebagai sebuah wadah untuk merenungkan berbagai fenomena di sekitar mereka, dan mengkonversinya menjadi bahasa-bahasa visual.

"Seharusnya ada 10 seniman yang ikut, cuma yang tiga orang lagi sibuk. Harapannya pameran ini berjalan baik hingga penutupan nanti, dan Daun Gatal bisa gelar pameran lain ke depannya," tandas Bang Toyib.

Pameran ini bekerja sama dengan Bentara Budaya, Kompas Gramedia, dan Dinas Kebudayaan DI Yogyakarta. (tsf) 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved