Cerita Lulu Warga Yogya yang Rumahnya Luluh Lantak Karena Puting Beliung: Alat Dapur Beterbangan

Rumah Lulu Susilowati (37) masih rata dengan tanah. Rumah milik warga Kampung Sanggrahan, Semaki, Umbulharjo, Kota Yogyakarta tersebut terdampak Angin

TRIBUNJOGJA.COM/ Christi Mahatma Wardhani
Potret terkini rumah Lulu Susilowati (37) yang masih tak berbentuk pasca diterpa angin puting beliung, Jumat (06/05/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rumah Lulu Susilowati (37) masih rata dengan tanah. Rumah milik warga Kampung Sanggrahan, Semaki, Umbulharjo, Kota Yogyakarta tersebut terdampak Angin puting beliung yang terjadi sekitar pukul 15.30, Kamis (06/05/2022) kemarin. 

Setelah kejadian angin puting beliung, ia dan suaminya membersihkan puing-puing bangunan, dibantu oleh warga sekitar dan juga BPBD Kota Yogyakarta.

Ia mengaku belum tahu akan nasib rumahnya. Namun untuk sementara ia dan keluarganya menginap di rumah saudara yang berada di sebelah rumahnya. 

Baca juga: Harga Daging Sapi Hingga Ayam di Gunungkidul Meroket, Imbas Tingginya Permintaan Selama Lebaran

"Belum tahu mau bagaimana, saya ngikut suami aja. Sementara di rumah saudara, semalam juga menginap di rumah saudara," katanya saat ditemui Tribun Jogja, Jumat (06/05/2022).

Saat ini ia masih mengumpulkan barang-barang yang tersisa pasca puting beliung

Ibu empat anak itu pun masih terkejut dengan peristiwa yang menghancurkan rumahnya. Untuk pertama kalinya ia menyaksikan angin puting beliung.

"Baru pertama kali ini juga melihat angin puting beliung. Anginnya besar sekali, saya sampai merinding. Pas kejadian itu, saya langsung berusaha membawa anak-anak keluar. Pegangan pelan-pelan keluar, anginnya besar, rasanya kaya mau tersedot juga,"tuturnya. 

Meski tidak ada alat-alat elektronik yang turut terbawa angin, namun ia bisa menyaksikan alat-alat dapur beterbangan. 

Baca juga: Memasuki Masa Arus Balik, Tiket Bus Keberangkatan dari Gunungkidul Ludes Terjual

"Untungnya saya masih sempat menyelamatkan dokumen-dokumen penting. Yang kepikiran cuma anak-anak sama dokumen penting aja," sambungnya.

Ia bersyukur anak-anaknya selamat dari bencana itu. Ketika ditanya terkait bantuan dari Pemerintah Kota Yogyakarta, ia mengaku belum tahu. 

"Kemarin dan tadi pagi memang ada orang Pemkot (Yogyakarta) yang datang, tetapi ngobrolnya sama suami saya. Saya tidak tahu lebih lanjut," imbuhnya. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved