Berita Kriminal

Berita Kriminal Jogja Hari Ini: Pelajar Bawa Gir, Perang Sarung Bubar, Geng Bawa Pedang Terungkap

Berikut ini laporan berita kriminal hari ini di daerah Yogyakarta dan sekitarnya, termasuk Bantul, Kulon Progo, Sleman dan Gunung Kidul

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
istimewa
Sejumlah senjata tajam yang disita oleh Satreskrim Polres Kulon Progo. 

Sehingga polisi mengamankan keempat Remaja yang diduga tergabung di dalam Geng WKC di antaranya RAP (22), GLT (16), VIK (19) dan ARS (17). Seluruhnya warga di Kapanewon Pengasih. 

"Namun polisi masih melakukan penyidikan lebih lanjut apakah mereka sebagai tersangka dalam perkara ini," terangnya. 

Dari pengamanan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti.

Di antaranya satu lembar tangkapan layar sebuah video yang memperlihatkan seseorang yang memakai sebo dan membawa Sajam berupa celurit berpose di depan lambang Wates Kota Crew, satu lembar banner ukuran 2×2 meter bertuliskan Wates Kota Crew 25 Desember 2017 dan satu unit handphone merek Vivo. 

Kemudian beberapa sajam yaitu sebilah celurit dengan gagang kayu warna hitam, sebilah pedang berukuran 80 sentimeter bergagang bambu dililit tali, sebilah pedang ukuran 45 sentimeter dengan gagang besi,

sebilah celurit gagang kayu warna coklat, sebuah tali sabuk dari kain warna putih dan di ujungnya terdapat gir bergerigi, sebuah sabuk berbahan kulit warna hitam sepanjang 100 sentimeter di ujungnya dibungkus kain warna merah jambu yang diisi batu dan sebuah sabuk berbahan kain warna hitam.

Perang sarung di Pundong dibubarkan

Perang Sarung - Dok Foto Ilustrasi: Sarung modifikasi milik sekelompok pelajar digunakan untuk tawuran malam hari di jalanan Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Perang Sarung - Dok Foto Ilustrasi: Sarung modifikasi milik sekelompok pelajar digunakan untuk tawuran malam hari di jalanan Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. (KOMPAS.COM/DANI JULIUS)

Dari Bantul, jajaran polsek setempat membubarkan aksi tawuran perang sarung yang dilakukan pelajar. Pihak kepolisian terus berupaya untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Seperti yang dilakukan jajaran Polsek Pundong dengan membubarkan aksi tawuran di tengah berjalannya ibadah puasa Ramadan 1443 Hijriah yang terjadi Kamis (7/4/2022) dini hari.

Kapolsek Pundong AKP Cherly Evy Prayudati Sela, mengatakan bahwa saat itu personel mendapati sekelompok remaja yang sedang melakukan aksi tawuran perang sarung di pertigaan Dusun Klegen Jl. Parangtritis Km 17, Kalurahan Panjangrejo, Kapanewon Pundong.

Evy mengatakan, dalam aksi tawuran tersebut para remaja itu memodifikasi sarung pada bagian ujungnya, diikat atau dibuat simpul lalu diisi dengan barang yang membahayakan.

"Dengan sarung itulah para remaja melakukan aksi tawuran yang meresahkan warga," tuturnya.

Dari hasil penelusurannya, remaja yang terlibat tawuran menamakan diri dari geng GSR melawan geng SBZ yang dibantu geng Gasruk. Kelompok remaja tersebut sepakat tawuran perang sarung di pertigaan Dusun Klegen.

"Sempat tawuran selama 5 menit, namun langsung dibubarkan patroli Polsek Pundong yang dibantu warga," imbuhnya.

Evy memastikan pihaknya akan terus melakukan patroli untuk mengantisipasi aksi tawuran, aksi balap liar, perang petasan, perang sarung maupun aksi kejahatan jalanan yang berpotensi terjadi meski di bulan suci.

"Kegiatan patroli mobile pada bulan suci Ramadan menjelang sahur untuk mengantisipasi kejahatan jalanan atau street crime, kenakalan remaja atau anak yang kerap tawuran dengan sarung yang ujungnya dililit bahan berbahaya," tutupnya. 

(*/nto/scp/ Tribun Jogja ) 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved