Kecelakaan Bus di Bantul
Mulyadi Kehilangan 7 Anggota Keluarganya dalam Kecelakaan Bus di Bantul
Rasa kehilangan dialami Mulyadi (49) warga Kedungrejo, Sukoharjo, Jawa Tengah. Ia kehilangan tujuh anggota keluarganya dalam peristiwa nahas itu.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
Satu orang dirujuk
Satu korban kini dirujuk ke RS Bathesda, Kota Yogyakarta. Pasien tersebut bernama Fitri Fatmawati (19) warga Mranggen, Sukoharjo, Jawa Tengah. Dia dirujuk dari RSPS pada Senin (7/2/2022) subuh.
Kasubbag Humas RS Bathesda Yogyakarta, Andreas Budi Kristanto mengatakan, kondisi Fitri hingga kemarin sore masih belum sadarkan diri. Korban kini menjalani perawatan intensif di ruang ICU dengan dipasang alat bantu pernapasan.
Untuk kondisi fisik pasien, Andreas menerangkan ada kemungkinan mengalami patah tulang lengan kanan. Selain itu hasil medis menunjukan ada kemungkinan pasien juga mengalami retak bagian tulang hidung.
Sementara itu, Manajer Humas Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul, Wahyu Priyono mengatakan, total korban kecelakaan bus yang masuk ke tempatnya ada 16 orang. Lima di antaranya meninggal dunia dan sudah diantar pulang pada Minggu malam. Salah satu dari lima yang meninggal dunia adalah sopir bus.
"Sopir bus meninggal sebelum dilakukan tindakan medis. Meninggalnya sudah di sini, dalam perjalanan masih hidup. Tapi karena mungkin kondisi parah, sebelum penindakan meninggal di IGD," ujarnya.
Saat ini masih ada 11 orang termasuk anak-anak yang masih menjalani perawatan. Kesebelas pasien mengalami luka pascatrauma karena benturan. Seorang korban mengalami dislokasi, tulang keluar dari persendian di bagian paha. "Kalau anak-anak dalam kondisi baik, bisa duduk, bisa makan meskipun pakai tangan kiri, karena tangan kanan terpasang infus," terangnya. (nto/hda)
Baca Tribun Jogja edisi Selasa 8 Februari 2022 halaman 01.