Breaking News:

Sebanyak 19,3 Kilogram Penyeludupan Ganja Berhasil Digagalkan di Terminal Secang Magelang

Sebanyak 19,3 kilogram ganja berhasil diamankan oleh petugas satuan Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah, BNN kabupaten Magelang

TRIBUNJOGJA.COM/ Nanda Sagita Ginting
Petugas menunjukkan barang bukti penyeludupan ganja, pada Kamis (21/10/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sebanyak 19,3 kilogram Ganja berhasil diamankan oleh petugas satuan Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah, BNN kabupaten Magelang, dan KPPBC TMP A Semarang pada (14/09/2021) sekitar pukul 05.30 WIB di Terminal Secang, Jalan Magelang-Secang KM 09, Kecamatan Secang, Magelang.

Penyelundupan tersebut, berhasil digagalkan setelah petugas menggeledah seseorang berinisial ATC alias Cepot. 

Berdasarkan hasil penggeledahan tersebut, ditemukan barang bukti berupa 12 paket yang dibungkus lakban berwana coklat, 3 paket yang dibungkus plastik warna hitam, dan 1 kantong plastik berwarna hitam berisi ganja kering. 

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol. Purwo Cahyoko menuturkan, dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka (ATC),  diketahui tersangka diperintah oleh Agus Santoso alias Gimbal Bin Samsuri yang merupakan seorang napi yang sedang menjalani hukuman seumur hidup karena kasus narkoba di LP Kelas IIA Banyuasin, Sumatera Selatan.

Baca juga: Tomi Target Sate Sianida yang Menewaskan Anak Ojol di Bantul Hadir di Persidangan, Ini Pengakuannya

"Jadi, tersangka (ATC) diperintah oleh Agus untuk mengambil Ganja dari wilayah  Aceh untuk diedarkan. Kemudian, tersangka (ATC) membawa Ganja tersebut  menggunakan ransel. Kemudian, dibawa ke sini dengan memakai  bus," ujarnya saat konferensi pers di halaman utama kantor BNN kabupaten Magelang, Kamis (21/10/2021).

Ia menambahkan, kasus penangkapan ganja sebanyak 19,3 kilogram termasuk terbanyak selama periode 2021 di Magelang.

Baca juga: Melihat Sejarah Berdirinya UGM dan Benda Peninggalan Dr Sardjito di Museum Benteng Vredeburg

"Iya, ini salah satu kasus besar yang pernah ditangani. Sehingga, kami imbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyalahgunaan narkoba. Karena, wilayah Magelang termasuk berpotensi sebagai tempat transit peredarannya," terangnya.

Adapun, pihaknya memastikan Ganja yang dibawa tersangka ATC dari Aceh ke Magelang belum sempat diedarkan selama perjalanan.

Diperkirakan, tersangka akan mengedarkan Ganja di wilayah Magelang dan Jawa Tengah.

Adapun, tersangka dikenakan pasal primair pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) subsidair pasal 111 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto mengimbau kepada masyarakat untuk menjauhi penggunaan narkoba dan barang sejenisnya.

"Sudah barang tentu, kami imbau untuk tidak memakai narkoba terutama bagi para remaja yang rentan terhadap pergaulan. Kemudian, kami pun akan meningkatkan edukasi kepada masyarakat melalui BNN Kabupaten Magelang," urainya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved