Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Murid Madrasah di Sleman Terapkan Absensi Ganjil dan Genap

Murid madrasah di Kabupaten Sleman kini sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM), seiring penularan kasus Covid-19 yang kian melandai

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Ahmad Syarifudin
Kepala Kemeneg Sleman H. Sidik Pramono didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha, H. Tulus Dumadi, ditemui di kantor Kemenag Sleman, Kamis (21/10/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Murid madrasah di Kabupaten Sleman kini sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM), seiring penularan kasus Covid-19 yang kian melandai, dan PPKM turun ke level 2.

Kegiatan PTM dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan (prokes) ketat, dan dipantau langsung oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman.

"PTM bagi murid madrasah sekarang sudah dimulai. Sudah berjalan menyeluruh," kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sleman, H. Sidik Pramono, Kamis (21/10/2021). 

Baca juga: Testing Covid-19 di Gunungkidul Akan Diperkuat Lewat Mobil PCR

Menurut dia, pembelajaran tatap muka bagi murid tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (Mts) maupun Madrasah Aliyah (MA) di Sleman sudah dipersiapkan sejak 8 Oktober lalu.

Namun, baru dilaksanakan pada Minggu ini, sebab membutuhkan persiapan yang matang.

Di antaranya kesiapan prokes, vaksinasi, izin dari orangtua maupun izin gugus tugas setempat. Seluruh murid madrasah menurutnya kini telah mendapatkan vaksinasi. 

Baca juga: Mulai Gelar Event Pameran dan Parade Busana, Pemda DIY Dorong Kebangkitan Industri Fesyen

Ada 17 sekolah madrasah di Kabupaten Sleman yang sudah menggelar pembelajaran tatap muka.

Rinciannya, 5 MA, 10 Mts dan 2 MI dengan jumlah murid mencapai 29 ribu, baik madrasah swasta maupun negeri.

Pola pembelajaran tatap muka, menurutnya telah diatur dengan absensi ganjil dan genap. Hal ini, agar tidak terjadi kerumunan. 

"(Murid) absensi genap masuk pagi dan ganjil siang," ujar dia.

Murid datang ke sekolah dua kali dalam seminggu dengan rata-rata waktu pembelajaran 2-3 jam.

Sejauh ini pelaksanaan pembelajaran tatap muka murid madrasah diakuinya telah berjalan baik dan lancar. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved