Breaking News:

LBH Yogyakarta Minta Teror Bom Molotov Diusut Tuntas, Polisi Periksa Gorden dan Pecahan Botol

Setelah muncul teror dugaan pelemparan bom molotov di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta, Jalan Benowo, Kotagede, Sabtu (18/9/2021) dini

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Kondisi kantor LBH Yogyakarta setelah mendapatkan aksi teror pelemparan molotov, Sabtu (18/9/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setelah muncul teror dugaan pelemparan bom molotov di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta, Jalan Benowo, Kotagede, Sabtu (18/9/2021) dini hari kemarin, kini Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi di kantor LBH Yogyakarta itu.

Direktur LBH Yogyakarta, Yogi Zul Fadhli menegaskan, pihaknya resmi melaporkan peristiwa dugaan serangan bom molotov di kantor LBH Yogyakarta kepada Polisi Resor Kota (Polresta) Yogyakarta. 

Surat laporan itu bernomor LP-B/201/IX/2021/SPKT POLRESTA YOGYAKARTA/POLDA DIY.

Dalam laporannya, Yogi mengatakan serangan ini diduga merupakan tindak pidana seperti diatur dalam pasal 187 KUHP. 

Baca juga: Pelaku Penipuan Pembelian Berlian Kepada Penumpang Pesawat di YIA Kulon Progo Diamankan Polisi

"Inti pasal ini ialah, dengan sengaja memunculkan kebakaran yang menimbulkan bahaya umum bagi barang atau nyawa orang lain. Ancamannya, pidana penjara paling lama 12 tahun jika karena perbuatannya menimbulkan bahaya umum bagi barang," kata Yogi dalam keterangan resminya.

“Saya juga telah dimintai keterangan, sudah diBAP oleh penyidik di bagian reserse dan kriminal Polresta Yogyakarta,” ujar Yogi Zul Fadhli.

Usai pelaporan itu, pihaknya mendesak polisi mengusut tuntas kejadian ini dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan yang sesuai dengan KUHAP serta berlandaskan pada prinsip negara hukum dan nilai hak asasi manusia. 

Dia berharap Polisi dapat mengusut tuntas pelaku aksi maupun dalang dari dugaan penyerangan itu sesegera mungkin.

"Motifnya juga harus dikuak sejelas-jelasnya. Penting pula ditekankan, seluruh proses hukum ini mesti ditempuh oleh polisi secara independen, mengedepankan asas keterbukaan, profesionalitas dan akuntabilitas," ungkapnya.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Poerwadi Wahyu Anggoro mengatakan, anggota Satreskrim Polresta Yogyakarta dan unit reskrim Polsek Kotagede sedang melakukan penyelidikan untuk menindaklanjuti dugaan teror di kantor LBH Yogyakarta Sabtu kemarin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved