Breaking News:

Tak Ada Supermarket di Kulon Progo, Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi Masih Dikoordinasikan

Penerapan aplikasi Pedulilindungi di pusat perbelanjaan yang ada di Kabupaten Kulon Progo masih dikoordinasikan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustri

freepik
ILUSTRASI Supermarket 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Penerapan aplikasi PedulilLindungi di pusat perbelanjaan yang ada di Kabupaten Kulon Progo masih dikoordinasikan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) setempat bersama dengan Dinas terkait. 

"Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulon Progo berupaya memperoleh barcodenya untuk tempat-tempat sesuai dengan ketentuan," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kulon Progo, Iffah Mufidati, Kamis (16/9/2021). 

Baca juga: Kasus Melandai, RSUD Sleman Tutup Satu Bangsal Covid-19 Karena Tak Berpenghuni

Sebab kata Iffah, Kulon Progo belum masuk kategori dikarenakan wilayahnya tidak terdapat supermarket dan hypermart. 

Melainkan hanya terdapat minimarket dan toserba. 

Oleh sebab itu, penggunaan aplikasi tersebut akan dikoordinasikan terlebih dulu. 

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kota Yogyakarta Melandai Signifikan, Pemkot Pastikan Testing Tetap Maksimal 

Sebelumnya, penggunaan aplikasi PeduliLindungi di supermarket dan hypermart di DIY sudah dimulai sejak 14 September 2021 lalu. 

Hal itu juga tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) DIY Nomor 27/INSTR/2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 3 di DIY. (Scp)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved