Kabupaten Bantul
Kalurahan Sumbermulyo Jadi yang Pertama Tercipta Herd Immunity di Bantul
Sudah lebih dari 80 persen warganya mendapat suntikan vaksinasi, baik masyarakat umum, anak-anak di atas 12 tahun hingga ibu hamil dan lansia.
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro, menjadi kalurahan yang pertama kali mencapai herd immunity dari 75 kalurahan di Kabupaten Bantul.
Sudah lebih dari 80 persen warganya mendapat suntikan vaksinasi, baik masyarakat umum, anak-anak di atas 12 tahun hingga ibu hamil dan lansia.
"Jadi ini capaian yang membanggakan bahwa Sumbermulyo sudah mencapai herd imunity, dan Bambanglipuro juga merupakan kapanewon yang capaian vaksinasi tertinggi se-Kabupaten Bantul," ujar Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di sela-sela acara Serbuan 2000 Vaksin untuk warga Kalurahan Sumbermulyo yang berlangsung di SMK 1 Muhammadiyah Bambanglipuro, Kamis (16/9/2021).
Baca juga: Dinkes Bantul Mengurai Tenaga Kesehatan untuk Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19
Ia berharap Kapanewon lain dapat segera menyusul sehingga puskesmas bersama TNI-Polri dapat fokus di kalurahan hingga dusun-dusun untuk mempercepat bantul 100 persen herd immunity.
"Kalau kita konsisten, hanya diperlukan 1 bulan Bantul bisa mencapai 100 persen herd imunity, kalau per harinya bisa mencapai 13 ribu vaksinasi. Untung TNI-Polri melakukan suatu langkah percepatan yang luar biasa, karena kalau hanya mengandalkan Dinkes tidak akan secepat ini," ucapnya.
Kepala Puskesmas Bambanglipuro, Tarsisius Glory mengatakan serbuan vaksin yang didukung Kodim 0279/Bantul ini memang untuk mempercepat capaian herd imunity di suatu wilayah.
"Karena puskesmas punya wilayah kerja, di sana ada desa, di mana kita bisa berkolaborasi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sasarannya lebih mengena. Kami mendata langsung melalui ibu-ibu PKK yang langsung turun ke masyarakat dan lapor langsung ke dukuh jumlah yang belum tervaksin ada berapa," ujarnya.
"Ini sudah dilakukan di Sumbermulyo dan hari ini kami bisa menyatakan bahwa di Sumbermulyo sudah terjadi herd imunity," imbuhnya.
Baca juga: Dinas Pariwisata DIY Bersama Pemkab Bantul Gelar Vaksinasi Wisata ke-34
Dengan serbuan vaksin dan dibantu oleh semua pihak termasuk ibu-ibu PKK, disebutnya dapat meringankan beban puskesmas, pasalnya kecepatan Puskesmas hanya berkisar ratusan orang per minggu yang dapat divaksin.
"Dan serbuan vaksinasi ini adalah sapu jagad untuk kita screening siapa yang belum mendapatkan vaksinasi. Untuk Bambanglipuro sendiri sudah selesai memberikan vaksin untuk ibu hamil, ODGJ, lansia, disabilitas. Yang belum mendapatkan vaksin adalah yang penyintas dan jika itu belum tercapai hari ini akan kami sasar di lain hari," tambahnya.
Sementara itu, Lurah Sumbermulyo, Ani Widayani mengatakan jumlah penduduk di Kalurahan Sumbermulyo mencapai 15.895 jiwa dan lebih dari 12 ribu jiwa atau sekitar 80 persen sudah mendapatkan vaksin Covid-19.
"Tentu tidak semua warga bisa divaksin seperti balita, anak usia sekolah dasar, penyintas, sehingga tidak mungkin 100 penduduk semua mendapatkan vaksin," ujarnya.
Dengan pencapaian lebih dari 80 persen warga Kalurahan Sumbermulyo yang sudah tervaksin, maka warga bisa hidup normal kembali dengan kebiasaan baru dan berbagai aktivitas ekonomi bisa bergerak kembali.
Baca juga: Capaian Vaksinasi Covid-19 di Bantul Saat Ini Sebesar 51 Persen
Pasalnya dampak pandemi Covid-19 membuat ekonomi masyarakat terpuruk.
Ia mengungkapkan, dengan herd imunity ini maka petani bisa kembali ke sawah, pedagang bisa kembali berdagang, anak-anak bisa kembali sekolah dan yang jelas ekonomi segera bergeliat kembali.