Breaking News:

Dinkes Bantul Mengurai Tenaga Kesehatan untuk Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Angka kasus Covid-19 di Kabupaten Bantul terus mengalami penurunan. Bahkan penambahan kasus per hari tidak lebih besar dari angka kasus sembuh.

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Berita Update Covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Angka kasus Covid-19 di Kabupaten Bantul terus mengalami penurunan. Bahkan penambahan kasus per hari tidak lebih besar dari angka kasus sembuh.

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul pada Selasa (14/9/2021) kemarin kasus konfirmasi Covid-19 bertambah sebanyak 107 orang dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 140 orang.

Sementara hari Senin (13/9/2021) jumlah kasus konfirmasi bertambah 45 orang dan jumlah pasien sembuh 176 orang.

Baca juga: PeduliLindungi Deteksi 3.830 Orang Berstatus Hitam Berkeliaran, Kasatpol PP DIY: Kita Tidak Dilapori

Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharjo menyatakan, dengan kondisi ini BOR di Bantul tidak lebih dari 30 persen, bahkan di beberapa shelter juga terjadi kekosongan pasien.

"Maka saat ini kita bisa genjot vaksinasi, tenaga yang biasa merawat di shelter sekarang mumpung kasusnya rendah, kita pindah untuk genjot vaksin. Supaya kasus yang rendah ini bisa tertahan dengan vaksinasi yang tinggi sehingga tidak ada lonjakan kasus lagi," ujarnya Rabu (15/9/2021).

Ia mengungkapkan setidaknya saat ini ada empat tim di Dinas Kesehatan yang bertugas untuk menyuntikkan vaksinasi.

Selain itu upaya percepatan vaksinasi juga terus dilakukan di 45 titik layanan kesehatan mulai dari puskesmas dan rumah sakit.  

"Kita mencoba tenaga yang tidak banyak itu kemudian kita coba urai dengan mengkombinasikan antara tenaga medis dan tenaga non medis. Yang bisa dilakukan non medis seperti pendaftaran dan untuk tenaga medis untuk screening dan penyuntikkan. Sehingga lebih efektif dan cakupan kita semakin tinggi," imbuhnya.

Dari data yang ia miliki pada Selasa kemarin, cakupan vaksinasi di Bantul sudah mencapai 53,7 persen atau 412.144 dari target sebanyak 824.370.

Agus Budi menyatakan bahwa setiap hari pihaknya menargetkan ada 1.600 warga yang disuntik vaksin.

"Mudah-mudahan kita cepat dan sesuai target akhir Oktober cakupan vaksinasi kita harus mencapai 80 persen," tandasnya.

Ia pun optimis angka tersebut dapat tercapai, pasalnya selain dari Dinas Kesehatan dan pusat layanan masyarakat, percepatan vaksinasi juga dibantu oleh pihak lain seperti TNI POLRI, Dinas Pariwisata, DPRD dan pihak lainnya.

Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta 15 September 2021: Tambah 174 Kasus Baru, 484 Orang Sembuh

Sementara itu Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, dengan banyaknya pihak yang menggelar kegiatan vaksiansi massal tentu saja dapat menambah percepatan capaian vaksinasi.  

"Kalau tidak dibantu oleh organisasi-organisasi dan semua elemen yang ada di masyarakat apalagi oleh TNI dan Polri, tentu Pemkab Bantul tidak mungkin bisa melakukan percepatan secepat ini. Dan alhamdulillah, Kabupaten Bantul saat ini sudah dinyatakan turun level PPKM yakni dari level 4 menjadi level 3," tutur Bupati.⁣

Bupati Bantul juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Bantul untuk senantiasa tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 walaupun Kabupaten Bantul sudah dinyatakan turun level. Karena, pandemi Covid-19 bisa naik dan bisa turun.⁣

"Dan untuk bisa terhindar dari Covid-19, ada dua perisai yang harus dilakukan yakni perisai dari luar dan perisai dari dalam. Perisai dari luar salah satunya adalah dengan selalu menggunakan masker dan perisai dari dalam salah satunya adalah melakukan vaksinasi," tutupnya. (nto) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved