Breaking News:

Kasus Boikot Saipul Jamil, Pakar UGM Nilai Masyarakat Jengah dengan Kondisi Penyiaran Indonesia

Kasus boikot selebriti Saipul Jamil masih ramai dibicarakan di media massa. Sebagian besar netizen menilai penyambutan kebebasan Saipul Jamil dari

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
AndreyPopov
Ilustrasi Televisi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kasus boikot selebriti Saipul Jamil masih ramai dibicarakan di media massa.

Sebagian besar netizen menilai penyambutan kebebasan Saipul Jamil dari penjara terlalu berlebihan dan tidak mengindahkan perasaan korban yang telah ia lecehkan secara seksual.

Untuk itu, melalui platform media sosial, netizen memboikot Saipul Jamil dan meminta pihak televisi tidak lagi memfasilitasi kehadiran pedangdut tersebut.

Dosen Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM), Wisnu Martha Adiputra SIP MSi menilai, aksi boikot masyarakat terhadap Saipul Jamil itu terjadi lantaran mereka sudah jengah dengan kondisi penyiaran Indonesia, terutama tv swasta yang terlalu mengejar keuntungan komersial.

Kejar keuntungan yang berlebihan dari media massa itu yang kemudian membuat tim kreatif sering mengabaikan regulasi dan norma di masyarakat.

Baca juga: Sidang Lanjutan Dugaan Kredit Fiktif, Penasehat Hukum Terdakwa Persoalkan Status Jabatan KVA

Hal ini pula yang berulangkali dilakukan televisi swasta dalam menghadirkan tayangan yang kurang bermutu tanpa menimbang kondisi yang terjadi di masyarakat.

“Contoh belum terlalu lama, kita melihat tayangan pernikahan selebriti yang berjam-jam hingga mengganggu ruang publik. Atau yang masih segar bagaimana televisi swasta mengglorifikasi kebebasan Saipul Jamil dari hukuman yang begitu berlebihan," terangnya, Senin (13/9/2021).

Bahkan, terkait pemberitaan kebebasan Saipul Jamil, Wisnu menilai beberapa media online terlalu provokatif.

Banyak dari reporter menulis artikel terkait Saipul Jamil yang berhati lembut dan tidak akan menuntut balik, atau dengan tulisan Saipul Jamil tidak akan melaporkan korban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved